Nasdem Adakan Pekan Orientasi Bacaleg DPR

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai NasDem akan melakukan pembekalan kepada 575 bakal calon Legislatif (Bacaleg) tingkat DPR-RI. Acara pembekalan akan berlangsung selama tiga hari mulai Sabtu (1/9), ini hingga Senin (3/9), di Hotel Mercure, Kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Ketua DPP Partai NasDem bidang Media dan Komunikasi Publik, Willy Aditya, di Jakarta, Sabtu (1/9), mengatakan, peserta pembekalan Caleg NasDem tingkat DPR RI akan mendapatkan orientasi mendasar tentang struktur dan cara kerja NasDem.

“Hal ini penting dilakukan mengingat beragamnya latar belakang para Caleg,” katanya.

Menurut dia, Caleg NasDem berasal dari berbagai profesi dan latar belakang yang berbeda, maka penting bagi mereka mengetahui ideologi politik NasDem.

“Pekan Orientasi Caleg DPR RI NasDem ini juga akan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang akan memberikan amanatnya di hadapan peserta yang hadir pada Senin (3/9) malam ini,” kata Willy.

Selain itu, para Caleg juga akan diberikan pemahaman tentang politik kebangsaan. Dalam kesempatan tersebut NasDem mengundang semua perwakilan organisasi keagamaan untuk semakin memperkuat ideologi politik kebangsaan dari para bacaleg.

“Salah satunya adalah Kyai Haji Ma’ruf Amin yang akan memberikan materi pembekalan politik kebangsaan,” ujarnya.

Pada Pileg 2019 mendatang, tambah Willy, NasDem menargetkan berada dalam posisi 3 besar dengan target perolehan 100 kursi DPR-RI. Salah satu materi pembekalan adalah bagaimana strategi untuk berada di posisi 3 besar.

Pekan orientasi Caleg DPR RI NasDem ini juga sekaligus akan memantapkan konsolidasi untuk memenangkan Capres dan Cawapres, Jokowi-Ma’ruf. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER