Mantan Putri Indonesia Akan Jadi Ketua DPRD Banjarmasin

0
218
  • 16
    Shares
ananda
Hj. Ananda, Ketua Partai Golkar Kota Banjarmasin. (Foto: Istimewa)

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID – Mantan runner up Putri Indonesia tahun 2006, Hj Ananda akan menduduki jabatan Ketua DPRD Kota Banjarmasin periode 2014-2019 menggantikan teman sejawatnya di Partai Golkar H Iwan Rusmali yang tersandung kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) omisi Pemmberantasan Korupsi (KPK).

Anggota Komisi II yang juga menjadi Ketua Partai Golkar Kota Banjarmasin itu saat di Gedung Dewan Kota, Rabu (4/10), mengakui terpilihnya dirinya yang ditetapkan DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel.

“Ya, sudah ada surat dari DPD Partai Golkar provinsi, tentunya sebagai kader saya siap menjalankan tugas,” ujar Ananda.

Sekretaris DPD Golkar Kota Banjarmasin Matnoor Ali lebih lanjut menyatakan, surat DPD Golkar bernomor A-029/GOLKAR-KS/IX/2017 tentang penetapan Calon Ketua DPRD Kota Banjarmasin, telah diterima baik oleh DPD maupun fraksi Golkar di DPRD Kota Banjarmasin.

“Selanjutnya surat tersebut, juga kami sampaikan ke pihak Sekretariat Dewan (Sekwan),” imbuhnya.

Kemudian, surat tersebut juga, sekarang ini telah disampaikan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD H Budi Wijaya.

“Termasuk juga telah disampikan kepada sembilan fraksi yang ada di DPRD,” papanya.

Dijelaskannya, dengan diterima surat tersebut, maka dr. hj Ananda menjadi calon satu-satunya dari Fraksi Golkar, yang ditetapkan sebagai pengganti posisi Iwan Rusmali.

“Kemudian untuk penetapannya, waktu penetapan sesuai ketentuan. Maka selama kurun waktu tujuh hari, sudah harus ditetapkanv sebagai pengganti Plt Ketua DPRD yang sekarang,” ucapnya.

Terkait rencana pelaksanaan rapat paripurna penetapan ketua DPRD, Matnoor Ali mengaku, pihaknya belum mengetahui secara pasti, kapan akan dilaksanakan.

“Kalau untuk itu, tunggu dari pihak Sekwan saja. Mungkin dalam waktu dekat sesuai ketentuan yag berlaku,” tuturnya.

Terpisah, Sekertaris DPRD Kota Banjarmasin, H.Fathurrahim, SH, MH, mengaku, pihaknya sejauh ini belum menerima secara resmi surat tersebut. Namun, informasi secara lisan sudah diterima melalui anggota fraksi Golkar.

“Kemarin memang ada pak dr Aulia Ramadhan Supit menyampaikan ke saya, tapi suratnya belum,” ungkap Fathurrahim.

Untuk surat tersebut tambahnya, sesuai prosedur surat masuk pertama disampaikan ke Bagian Tata Usaha (TU), kemudian bila sampai kepada pihak Sekwan, baru dilanjutkan ke Plt Ketua DPRD.

“Untuk penetapan ketuanya, tunggu dulu surat itu. Setelah baru Plt Ketua menentukan melalui Banmus, terkait kapan paripurna dilaksanakan,” cecarnya.

Di sisi lain, Staf Fraksi Golkar DPRD Banjarmasin Budiansyah mengaku, bahwa surat DPD Golkar tersebut, sudah diserahkan kepada pihak Sekretariat melalui Bagian Tata Usaha, termasuk kepada Plt Ketua DPRD.

“Bisa jadi masih dibagian TU, jadi belum sampai ke pak Sekwan. Kalau tembusan ke Fraksi-fraksi dan Plt Ketua, itu sudah,” ucap Staf Fraksi yang juga Wakil Ketua DPD Golkar Kota Banjarmasin.

Sebagaimana diketahui, Ketua DPRD Kota Banjarmasin H Iwan Rusmali terjaring OTT KPK dalam kasus suap persetujuan penetapan Perda tentang penyertaan modal bagi PDAM Bandarmasih sebesar Rp 50,5 miliar, bersertanya juga ditangkap anggota DPRD Kota Banjarmasin Andi Effendi, Dirut PDAM Muslih dan Manajer Keuangan PDAM Transis. (Ant/SU02)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU