Mantan Putri Indonesia Akan Jadi Ketua DPRD Banjarmasin

BANJARMASIN, SERUJI.CO.ID – Mantan runner up Putri Indonesia tahun 2006, Hj Ananda akan menduduki jabatan Ketua DPRD Kota Banjarmasin periode 2014-2019 menggantikan teman sejawatnya di Partai Golkar H Iwan Rusmali yang tersandung kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) omisi Pemmberantasan Korupsi (KPK).

Anggota Komisi II yang juga menjadi Ketua Partai Golkar Kota Banjarmasin itu saat di Gedung Dewan Kota, Rabu (4/10), mengakui terpilihnya dirinya yang ditetapkan DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel.

“Ya, sudah ada surat dari DPD Partai Golkar provinsi, tentunya sebagai kader saya siap menjalankan tugas,” ujar Ananda.

Sekretaris DPD Golkar Kota Banjarmasin Matnoor Ali lebih lanjut menyatakan, surat DPD Golkar bernomor A-029/GOLKAR-KS/IX/2017 tentang penetapan Calon Ketua DPRD Kota Banjarmasin, telah diterima baik oleh DPD maupun fraksi Golkar di DPRD Kota Banjarmasin.

“Selanjutnya surat tersebut, juga kami sampaikan ke pihak Sekretariat Dewan (Sekwan),” imbuhnya.

Kemudian, surat tersebut juga, sekarang ini telah disampaikan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD H Budi Wijaya.

“Termasuk juga telah disampikan kepada sembilan fraksi yang ada di DPRD,” papanya.

Dijelaskannya, dengan diterima surat tersebut, maka dr. hj Ananda menjadi calon satu-satunya dari Fraksi Golkar, yang ditetapkan sebagai pengganti posisi Iwan Rusmali.

“Kemudian untuk penetapannya, waktu penetapan sesuai ketentuan. Maka selama kurun waktu tujuh hari, sudah harus ditetapkanv sebagai pengganti Plt Ketua DPRD yang sekarang,” ucapnya.

Terkait rencana pelaksanaan rapat paripurna penetapan ketua DPRD, Matnoor Ali mengaku, pihaknya belum mengetahui secara pasti, kapan akan dilaksanakan.

“Kalau untuk itu, tunggu dari pihak Sekwan saja. Mungkin dalam waktu dekat sesuai ketentuan yag berlaku,” tuturnya.

Terpisah, Sekertaris DPRD Kota Banjarmasin, H.Fathurrahim, SH, MH, mengaku, pihaknya sejauh ini belum menerima secara resmi surat tersebut. Namun, informasi secara lisan sudah diterima melalui anggota fraksi Golkar.

“Kemarin memang ada pak dr Aulia Ramadhan Supit menyampaikan ke saya, tapi suratnya belum,” ungkap Fathurrahim.

Untuk surat tersebut tambahnya, sesuai prosedur surat masuk pertama disampaikan ke Bagian Tata Usaha (TU), kemudian bila sampai kepada pihak Sekwan, baru dilanjutkan ke Plt Ketua DPRD.

“Untuk penetapan ketuanya, tunggu dulu surat itu. Setelah baru Plt Ketua menentukan melalui Banmus, terkait kapan paripurna dilaksanakan,” cecarnya.

Di sisi lain, Staf Fraksi Golkar DPRD Banjarmasin Budiansyah mengaku, bahwa surat DPD Golkar tersebut, sudah diserahkan kepada pihak Sekretariat melalui Bagian Tata Usaha, termasuk kepada Plt Ketua DPRD.

“Bisa jadi masih dibagian TU, jadi belum sampai ke pak Sekwan. Kalau tembusan ke Fraksi-fraksi dan Plt Ketua, itu sudah,” ucap Staf Fraksi yang juga Wakil Ketua DPD Golkar Kota Banjarmasin.

Sebagaimana diketahui, Ketua DPRD Kota Banjarmasin H Iwan Rusmali terjaring OTT KPK dalam kasus suap persetujuan penetapan Perda tentang penyertaan modal bagi PDAM Bandarmasih sebesar Rp 50,5 miliar, bersertanya juga ditangkap anggota DPRD Kota Banjarmasin Andi Effendi, Dirut PDAM Muslih dan Manajer Keuangan PDAM Transis. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Lima Macam Riba Yang Diharamkam