Mahfud MD Akui Tidak Berminat Jadi Cawapres

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengaku tidak berminat mencalonkan diri atau dicalonkan sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2019.

“Kan banyak yang ingin jadi cawapres, saya tidak ingin,” kata Mahfud di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (5/3).

Oleh karena itu, terkait survei yang menyebutkan dirinya berpeluang menjadi cawapres, Mahfud memilih tidak ingin proaktif menanggapi. Menurut dia, isu pencalonan semacam itu lebih baik ditanggapi bagi yang betul-betul memiliki hasrat mencalonkan diri.

“Yang ingin-ingin saja (menjadi wapres) itu, yang sudah beli tukang survei, agar namanya dipasang. Biar mereka saja yang bekerja saya tidak akan melakukan hal-hal yang sifatnya aktif untuk hal-hal seperti itu,” kata dia.


Menurut Mahfud, saat ini bukan panggung bagi dirinya untuk bertarung memperebutkan posisi wapres. Saat ini dirinya mengaku hanya ingin profesional bekerja untuk Indonesia.

BACA JUGA:  Petani Keluhkan Kondisi Saat ini, AHY: Pemerintah Harus Perhatikan Nasib Petani

“Pokoknya saya tidak akan aktif. Kalau 2014 ada isu semacam itu saya tangkap, bagus. Tetapi untuk sekarang ini enggaklah,” katanya.

Bagi Mahfud, keputusan tidak ingin masuk di panggung politik tidak membutuhkan dan tidak perlu dipertanyakan alasannya.

“Ya tidak harus ada alasan kan tidak ingin. Seperti tidak ingin makan bakso, kenapa tidak ingin makan bakso, ya tidak ingin saja,” kata dia.

Kendati demikian, terkait berbagai pengamat dan survei yang menyebutkan peluangnya sebagai pendamping Jokowi pada 2019, Mahfud mengatakan akan memberikan jawaban sesungguhnya apabila sudah bertemu dengan Jokowi.

“Belum ada yang bersentuhan langsung dengan saya jadi saya tidak akan proaktif. Jawaban sesungguhnya kalau saya sudah bicara dengan yang bersangkutan,” kata dia. (Ant/SU03)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Kasih Sayang Yang Menyembuhkan

Kasih sayang adalah sebuah kekuatan penyembuhan. Inilah diantaranya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi