Langkah Airlangga Izin Jokowi Maju Pemilihan Ketum Golkar, Dinilai Wajar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Politisi Golkar Zainuddin Amali menilai langkah Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meminta izin kepada Presiden Jokowi untuk mengikuti bursa pencalonan ketua umum partai beringin merupakan hal yang wajar.

“Saya kira sebagai pembantu presiden, memang apa pun aktivitasnya harus disampaikan kepada Presiden, sama dengan ibu Khofifah (Mensos). Jadi saya kira suatu hal yang biasa dan wajar saja,” ujar Amali di Jakarta, Selasa.

Sebelumnya kader Golkar yang menjabat Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengaku sudah meminta dan mendapatkan izin dari Presiden untuk maju sebagai calon ketua umum Golkar.

Amali mengatakan langkah Airlangga meminta izin Jokowi sah-sah saja sebab dalam Rapat Pleno DPP Golkar memang ada peluang digelar Musyawarah Nasional Luar Biasa untuk mencari ketua umum baru, jika Setya Novanto kalah dalam sidang praperadilan.

Namun Amali menekankan langkah Airlangga ini tidak bisa serta merta diartikan bahwa pemerintah menginginkan Airlangga memimpin Golkar.

“Jangan dilihat seperti itu. Jangan memosisikan Presiden sebagai pihak yang merestui, menyetujui, mendukung. Langkah Airlangga minta izin karena dia sebagai pembantu Presiden, sama halnya kemarin ibu Khofifah,” kata Amali. ujar dia.

Lebih jauh Amali menilai meskipun Airlangga sudah mendapat izin Presiden, namun saat ini semua kader memiliki peluang yang sama kuat maju sebagai calon ketua umum Golkar jika Munaslub digelar. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER