Kritik Program Revolusi Mental Jokowi, Ini Penjelasan AHY

2
113
  • 6
    Shares
AHY di Pasuruan
Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono saat mengunjungi Kabupaten Pasuruan, Selasa (3/4/2018). (foto:Devan/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono melancarkan kritik pada program unggulan Presiden Jokowi pada Pilpres 2014 lalu, Revolusi Mental.

Kritik disampaikan pria yang akrab disapa AHY ini dalam orasi politik yang disampaikannya di acara Partai Demokrat di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (9/6) lalu.

AHY mempertanyakan program Revolusi Mental yang diusung Jokowi, saat pemerintah terlalu berfokus pada pembangunan infrastruktur.

“Saya (kritik) itu bertujuan positif dan untuk mengingatkan saja. Apalagi, revolusi mental menjadi perhatian masyarakat luas,” jelas AHY di sela-sela Open House Presiden Jokowi, di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/6).

Menurut AHY, Revolusi Mental yang digaungkan Presiden Jokowi saat Pilpres 2014 tersebut menjadi perhatian masyarakat luas. Semua pihak, menurutnya, harus menyadari karakter bangsa yang beretika, mental kuat tapi juga berjatidiri Indonesia seperti yang diharapkan dalam konsep besar revolusi mental harus dihidupkan kembali.

“Saya ingin ingatkan kita juga harus prioritaskan membangun manusia, jiwa dari negeri ini. Membangun karakter bangsa ini tidak hanya secara fisik,” jelasnya.

Diakui oleh AHY bahwa pembangunan fisik penting, tapi pembangunan tersebut juga harus dibarengi dengan membangun karakter bangsa.

“Semua (fisik dan membangun karakter) harus dilakukan secara serentak, simultan, paralel karena itu menjadi dua kunci utama pembangunan bangsa,” tukasnya. (ARif R/Hrn)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU