close

Kantongi Tiket Capres, Gerindra Optimis Prabowo Akan Memenangkan Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Gerindra menyatakan ketua umumnya Prabowo Subianto telah memastikan maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019. Hal itu setelah koalisi pertai pendukung memastikan memberikan tiket capres kepada Prabowo.

Juru Bicara Tim Pemenangan Partai Gerindra, Anggawira mengatakan bahwa pertemuan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dengan Ketua Umum Partai Gerindra Probowo di kediaman Prabowo, Jakarta, Sabtu (14/7), telah memutuskan memberikan tiket capres kepada Prabowo.

“Dalam pertemuan itu Gerindra, PAN, dan PKS mengerucutkan langkah untuk bekoalisi dan mengundang partai lain untuk bergabung,” ungkap Anggawira dalam keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (17/7).

Sementara mengenai calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo, menurut Anggawira, akan dibicarakan pada pertemuan berikutnya.


“Cawapres Prabowo akan dibahas dan dimatangkan pada pertemuan selanjutnya. Dan tentunya memperhatikan aspirasi dari tiga partai yang berkoalisi,” katanya.

Ia optimistis Prabowo akan mendapat amanah rakyat untuk memimpin Indonesia pada periode mendatang, mengutip hasil survei yang menunjukkan kampanye dengan hastag #2019gantipresiden semakin disukai.

“Tiada yang tidak mungkin dalam hidup ini, selalu terbuka peluang untuk kepemimpinan baru,” kata Anggawira.

Sementara itu, Prabowo juga dijadwalkan akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediaman SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, pada Rabu (18/7) besok. Pertemuan itu menyusul kunjungan Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan ke Prabowo.

Anggawira menyatakan koalisi Gerindra, PKS dan PAN tengah menyiapkan skenario terbaik agar Demokrat bisa bergabung dalam koalisi. (ARif R)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Wagub Jabar: PPDB Zonasi Upaya Pemerataan Pendidikan

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul...

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).

Persijap Jepara Target Gelar Laga Uji Coba Maksimal Tiga Kali

JEPARA, SERUJI.CO.ID - Tim Persijap Jepara, Jawa Tengah, menargetkan menggelar...

Mendikbud: Zonasi Untuk Pemerataan Pendidikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir...

Kurir 86 Gram Sabu-Sabu Dijatuhkan Vonis 20 Tahun Penjara

AMBON, SERUJI.CO.ID - Majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon menjatuhkan...

Dugaan Memberi Kesaksian Palsu, Kivlan Zen Akan Polisikan Iwan Kurniawan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal,...

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi