Kader Terjerat OTT, PDIP Pecat DPC Buton Selatan

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memecat Agus Feisal Hidayat dari jabatannya sebagai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketua DPD PDIP Sultra, Hugua di Kendari, Ahad (3/6), mengatakan salah satu alasan pemecatan Agus Feisal Hidayat tersebut karena kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Bupati Buton Selatan tersebut.

“Pascainsiden Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menimpa Bupati Buton Selatan nonaktif, Agus Feisal Hidayat beberapa waktu lalu, DPD PDIP Sultra langsung mengambil gerak cepat, dengan melakukan pemecatan terhadap Ketua DPC PDIP Buton Selatan tersebut,” ucapnya, menegaskan.

Menurut dia, kasus yang menimpanya tersebut menyebabkan jabatannya dan kekaderannya otomatis hilang.

“Sudah seperti itu, karena Buton Selatan harus secepatnya memiliki ketua DPC untuk kegiatan administrasi partai menghadapi pileg,” ujarnya.

Hugua mengaku sudah memegang SK pemecatan Agus Feisal Hidayat sebagai ketua dan kader dari DPP PDIP.

“Langkah selanjutnya adalah menunjuk pelaksana tugas ketua DPC PDIP Buton Selatan sampai terpiliunya ketua devinitif,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terima Kasih Ahok!

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

5 Gili Paling Indah di Lombok Selain Gili Trawangan

Lombok enggak melulu soal Gili Trawangan karena ada gili-gili lainnya yang enggak kalah menarik untuk dikunjungi.

Orang Lebih Suka Cari Rumah Saat Sedang Bekerja

Berdasarkan traffic pengunjung portal properti Lamudi.co.id, ternyata waktu favorit masyarakat mencari rumah adalah saat di hari kerja, yakni pada hari Selasa hingga Kamis mulai pukul 10.00 pagi sampai 14.00 siang.

Nilai Nadiem Belum Layak Jadi Menteri, Driver Online: Lebih Baik Fokus Besarkan Gojek

Rahmat menilai, Nadiem belum layak menjadi menteri. Contoh skala kecil saja, dalam menjalankan bisnisnya di Gojek, Nadiem belum mampu mensejahterakan mitra nya, para driver online, baik yang roda dua maupun roda empat.

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Demokrasi di Minangkabau