Jelang Pembentukan Kabinet, Fadli Zon Tulis Puisi “di Persimpangan”, Ada Apa?

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden-Wakil Presiden terpilih dalam Pemilu 2019 untuk jabatan 2019-2024, Jokowi-KH Ma’ruf Amin sedang menyusun kabinet baru jelang pelantikan yang akan dilangsungkan pada 20 Oktober 2019 mendatang.

Beberapa nama mencuat akan mengisi jabatan menteri membantu Jokowi di periode jabatan kedua ini. Nama yang muncuat tidak hanya berasal dari partai koalisi, juga muncul nama-nama dari partai pendukung Prabowo-Sandiaga Uno.

Fadli Zon dari Partai Gerindra, salah satu yang santer disebut bakalan jadi pembantu Jokowi di kabinet mendatang.

Fadli yang dikenal sebagai politisi oposisi yang kerap keras mengkritik Jokowi, pada Ahad (25/8) menulis sebuah puisi yang menggambarkan kegundahan orang yang dihadapkan pada pilihan yang sulit.

“Tibalah juga di persimpangan. Penuh bimbang memilih jalan. Kemana angin membawa kita. Kepada rintangan atau kemudahan. Memeluk harapan atau kesia-siaan,” tulis Fadli di awal puisi lewat akun instagramnya yang beralamat di @Fadlizon, Ahad (25/8).

Dalam puisi yang ia beri judul ‘Di Persimpangan’ ini, Fadli juga menorehkan kegundahan mengapa perjalanan tidak selalu sampai tujuan.

“Mengapa cita-cita kandas ditikam malam. Malam penuh mimpi. Mimpi menghanyutkan sepi,” tulisnya.

Di akhir puisinya Fadli memanjatkan doa, harapannya semoga inilah jalan kebenaran.

“Di persimpangan jalan, aku bisikan doa. Aku kirimkan dari lubuk hati terdalam. Semoga inilah jalan kebenaran,” tutupnya.

Tidak jelas, apakah puisi itu terkait dengan santernya namanya disebut akan jadi menteri, walau sudah ditegaskan Gerindra dan jubir Prabowo, Dahnil Anzar, bahwa Fadli menolak jadi menteri Jokowi.

Berikut Puisi Lengkap Fadli Zon di akun Instagramnya;

 

View this post on Instagram

 

Puisi di hari Minggu.

A post shared by Fadli Zon (@fadlizon) on

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Islamophobia?

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER