Jelang Akhir Tahun, Hanya Hanura Yang Belum Ambil Dana Bantuan Parpol

GUNUNG KIDUL, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta meminta Partai Hanura segera mencairkan dana bantuan partai politik 2018 supaya tidak masuk kembali ke kas daerah.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Gunung Kidul Arkham Mashudi, menyatakan pada 2018 ini, pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.082.431.616 untuk 10 partai politik yang memperoleh kursi di DPRD Kabupaten Gunung Kidul.

“Partai Hanura menjadi satu-satunya partai yang belum melakukan pencairan dana bantuan partai politik tahun anggaran 2018 ini. Padahal anggaran itu digunakan selama satu tahun, tapi sampai sekarang juga belum dicairkan. Takutnya kalau tidak segera dicairkan sampai pertengahan Desember akan hangus,” katanya di Gunung Kidul, Kamis (11/10).

Adapun rincian bantuan untuk 10 partai politik yang mendapatkan bantuan pemkab bedasarkan nilai besaran dana yang diterima, PDI Perjuangan masih menduduki partai dengan dana bantuan terbanyak yakni Rp287.335.000, kemudian disusul oleh PAN Rp155.235.000, dan Golkar mendapatkan jatah Rp153.154.000.


Partai lain yang mendapatkan dana bantuan parpol adalah Partai Gerindra sebesar Rp124.380.000, Partai Demokrat sebesar Rp90.743.000, Partai NasDem sebesar Rp80.660.000, PKS senilai Rp78.721.000, PKB mendapatkan Rp77.049.000, dan Partai Hanura yang sedianya mendapatkan Rp34.142.000.

Arkham mengatakan Kesbangpol tidak memiliki kewenangan penuh dalam melakukan pengawasan.

Pihaknya hanya berwenang melakukan pengarahan terkait penggunaan dan laporan pertanggungjawaban yang nantinya dikirim ke BKN.

“Kesbangpol sendiri hanya mendapat data opini dari BKN terkait transparansi dan lain halnya yang diperoleh dari laporan tersebut,” katanya lagi.

Komisioner KPU Gunung Kidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan pemantauan dan pengawasan mengenai penggunaan dana bantuan partai politik dari pemerintah mulai beberapa waktu lalu telah dilakukan. Tidak hanya KPU, namun dari beberapa instansi lainnya seperti Bawaslu dan yang lainnya juga terlibat.

Ahmadi kembali menegaskan bahwa dana bantuan parpol memang tidak diperuntukkan sebagai dana kampanye.

“Ada ketentuan tersendiri, tidak boleh asal-asalan dalam menggunakan dana ini. Plot pertama memang untuk pendidikan partai politik,” katanya pula. (Ant/SU01)

KONSULTASI

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Sudah Diundang Tapi Tak Hadir di Tanwir, IMM Nilai Prabowo Abaikan Muhammadiyah

Prabowo tidak hadiri undangan Tanwir Muhammadiyah, DPP IMM menyayangkan. Begini katanya

Bagi Pendukung Jokowi-KH Ma’ruf, Inilah Lokasi Nobar Debat Capres Yang Disiapkan TKN

Nonton bareng acara Debat Capres bagi pendukung Jokowi, bisa datang ke lokasi ini.

Jelang Debat Kedua, Prabowo Bertemu Tim BPN Untuk Berdiskusi

Prabowo akan bersama Tim BPN menuju lokasi Debat Capres putaran kedua

Santai Jelang Debat Capres Nanti Malam, Jokowi Lari Pagi di Kebun Raya Bogor

Jelang debat capres putaran kedua, Presiden Jokowi menikmati aktivitas lari pagi di Kebun Raya Bogor.

Mengaku Dibohongi Soal Mobil Esemka, Begini Cerita Rizal Ramli

Rizal Ramli merasa dibohongi soal mobil Esemka. Koq bisa ya?

Kritisi Pejabat Tidak Jujur, Rizal Ramli: Janji Hentikan Impor, Kenyataannya Gencar Impor

Inilah kritik keras Rizal Ramli terhadap janji-janji yang tidak dipenuhi pejabat Indonesia.

Sudah Diundang Tapi Tak Hadir di Tanwir, IMM Nilai Prabowo Abaikan Muhammadiyah

Prabowo tidak hadiri undangan Tanwir Muhammadiyah, DPP IMM menyayangkan. Begini katanya

Bagi Pendukung Jokowi-KH Ma’ruf, Inilah Lokasi Nobar Debat Capres Yang Disiapkan TKN

Nonton bareng acara Debat Capres bagi pendukung Jokowi, bisa datang ke lokasi ini.

Jelang Debat Kedua, Prabowo Bertemu Tim BPN Untuk Berdiskusi

Prabowo akan bersama Tim BPN menuju lokasi Debat Capres putaran kedua

Santai Jelang Debat Capres Nanti Malam, Jokowi Lari Pagi di Kebun Raya Bogor

Jelang debat capres putaran kedua, Presiden Jokowi menikmati aktivitas lari pagi di Kebun Raya Bogor.

TERPOPULER

Bentuk Satgas, Dewan Pers Akan Berantas Media Abal-Abal

Dewan Pers segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk memberantas media yang tidak resmi alias abal-abal dan merusak citra media resmi

Jika Terpilih, Prabowo-Sandi Akan Jalankan Program Penanganan Kesehatan Jiwa

Menurut Sandi, penanganan kesehatan jiwa sudah merupakan amanat yang ada di Undang Undang, namun hingga sekarang belum dilaksanakan.

Tidak Hanya Mall, Pasar Pun Sepi Karena Ekonomi Lesu dan Daya Beli Anjlok

Saat ini bukan hanya mall, pusat belanja tradisional yang biasanya tetap ramai pembeli, sekarang pun sepi pembeli di Makassar.

Jokowi Evaluasi Harga Avtur Terkait Harga Tiket Pesawat, INDEF: Salah Tembak, Salah Sasaran

Harga avtur bukan penyebab utama meroketnya harga tiket. Salah sasaran kata ekonom INDEF.

Klaim Telah Kuasai Jawa Barat, TKN Jokowi: Rumah Kedua Setelah Jateng

TKN Jokowi klaim telah kuasai Jawa Barat, rebut dominasi Prabowo. Benarkah?