Ini Tanggapan PKS Terkait Pertemuan Gatot Nurmantyo dan Prabowo

PADANG, SERUJI.CO.ID –¬†Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengatakan pertemuan Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jangan diartikan sebagai sebuah kesepakatan.

“Yang kami pahami Gatot datang ke mana saja dan Gerindra menerima siapa saja. Jadi pertemuan itu bukan hal yang kemudian harus diartikan sudah terjadi kesepakatan,” kata Hidayat di Padang, Sumbar, Ahad (25/3).

Menurut dia, Partai Gerindra pasti akan berembuk dulu dengan PKS jika ingin mengusung seseorang sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden pada Pemilu 2019.

“Secara prinsip, kami sudah biasa berkoalisi, dan itu terbentuk dengan baik. Jadi pasti akan dibicarakan lebih spesial lagi antara Gerindra dengan PKS jika sifatnya sudah pengambilan keputusan,” tutur Wakil Ketua Dewan Syuro PKS tersebut.

Menurut dia, yang baru bisa dipastikan saat ini adalah Partai Gerindra telah mengajukan kembali Ketua Umumnya Prabowo Subianto untuk bertarung sebagai calon presiden pada pilpres mendatang.

“Tapi Pak Prabowo belum menyampaikan sikapnya. Apakah setuju atau enggak dicalonkan kembali,” terang Hidayat Nur Wahid Sebelumnya, Wasekjen Gerindra Andre Rosiade membenarkan pertemuan Gatot Nurmantyo dengan Prabowo Subianto.

Namun, ia tidak menyebut secara pasti waktu pertemuan tersebut. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Islam Nusantara

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik Yang Manusiawi

Pertanyaannya mengapa hasil Islamicity Index berdasarkan arahan kitab suci Alquran hasilnya tak banyak beda dengan World Happiness Index. Pada dasarnya nilai terbaik dari agama Islam, sebagaimana agama lain, jika diuniversalkan, itu sama dengan aneka nilai manusiawi yang dirumuskan oleh peradaban mutakhir. Nilai yang Islami itu ternyata juga nilai yang manusiawi. Itulah ruang publik yang universal yang bisa dinikmati semua manusia, apapun agama dan keyakinannya.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER