Hingga Jelang Penutupan, KPU Baru Terima 5 Berkas Pendaftaran Caleg

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Jelang penutupan pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) hari ini, Selasa (17/7), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya baru menerima berkas dari lima partai politik.

Anggota KPU Surabaya Nurul Amalia menyebutkan kelima partai politik tersebut, yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Bagi partai yang belum mendaftar bisa konsultasi agar bisa manfaatkan waktu yang pendek sehingga cukup waktu bilamana ada berkas pencalonan yang perlu diperbaiki,” kata Nurul di Surabaya, Selasa (17/7).

Menurut dia, bakal caleg yang didaftarkan ke lima partai tersebut dengan perincian sebagai berikut: Perindo sebanyak 50 orang, PSI 22 orang, PKB 50 orang, Hanura 49 orang dan PKS 50.

Selain itu, Nurul memberikan informasi, jika ada bakal caleg yang berkasnya belum lengkap bisa dilengkapi pada masa perbaikan yakni pada 22-31 Juli 2018.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Nur Syamsi mengatakan bahwa KPU Kota Surabaya tidak akan menerima pendaftaran bakal caleg setelah 17 Juli 2018.

“Jadi kami tunggu pendaftaran hari ini sampai pukul 24.00 WIB,” ujarnya.

Tidak hanya itu, ia juga menyampaikan, jika sesuai aturan maka dari 50 bacaleg partai harus ada 30 persen perwakilan dari wanita. Bila tidak ada keterwakilan wanita, pendaftaran dinyatakan gugur, alias tidak bisa mengikuti Pemilihan Umum 2019.

“KPU Kota Surabaya akan menerima jumlah kecil maupun besar bacaleg yang diajukan partai, asalkan memenuhi syarat keterwakilan perempuan,” katanya. (Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

KUNTUM KHAIRA UMMATIN

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.