Haji Lulung Nilai Pemecatan Dirinya Ibarat Dagelan

7
246
lulung
Haji Lulung saat jumpa pers di ruang F-PPP DPRD DKI Jakarta, Selasa (14/3/2017)

JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz memecat 10 kadernya yang duduk di DPRD DKI. Salah satu yang dipecat yaitu Ketua DPW PPP DKI yang juga Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana atau Haji Lulung.

Menyikapi hal ini, Haji Lulung menilai pemecatan terhadap dirinya dari keanggotaan PPP ibarat dagelan. Alasannya, karena PPP kubu Djan Faridz tak memiliki legitimasi dalam melakukan pemecatan.

Legitimasi ini terkait dualisme PPP yang berimbas salah satu pengurus tak memiliki surat keputusan dari pemerintah, dalam hal ini Menkumham Yasonna Laoly. Faktor ini pula yang nanti membuat Haji Lulung sulit dicopot dari Wakil Ketua DPRD DKI.

“Apalagi hari ini, yang punya SK itu kan (Kepengurusan PPP) Romi. Kalau Romi tidak bisa pecat saya karena saya punya SK Djan Faridz. Kalau Faridz tidak punya SK Kemenkumham. Makanya saya bilang ini lucu-lucuan,” kata Haji Lulung saat jumpa pers di ruang F-PPP DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017).

Dijelaskan Haji Lulung, pemecatan dirinya diketahui secara mendadak pada Senin, kemarin. Sejauh ini, ia dan sembilan kader PPP yang dipecat belum mendapatkan surat keputusan resmi dari partai.

Dia juga heran karena dalam pemecatan ini tanpa terlebih dulu memberikan surat peringatan pertama, kedua, sampai ketiga terhadap dirinya.

“Terus saya dipecat tidak dapat kertas pecatan. Makanya saya bilang ini lucu-lucuan atau bukan. Sampai hari ini surat peringatan pertama, kedua, ketiga sampai surat pemecatan belum dapat. Saya yakin bahwa kalau bicara saya dipecat dari DPRD (juga) tidak mudah,” ujarnya.

Lulung menegaskan hanya rakyat yang dapat memberhentikan dirinya sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Selain itu, Haji Lulung tetap konsisten menjagokan pasangan Pilgub DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno di putaran kedua.

“Oleh karenanya kalau saya dipecat oleh umat baru saya berhenti. Saya katakan kepada Djan Faridz kembalikan pada umat, partai ini bukan milik orang perorangan ini milik umat. Saya akan konsisten, dukungan yang sudah diberikan kepada kami,” jelas Haji Lulung.

Sebelumnya, Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Djan Faridz mengatakan persoalan sikap dukungan di Pilkada 2017 menjadi salah satu alasan pemecatan Lulung dan enam kader lain. PPP kubu Djan Faridz tegas mendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Sementara, Lulung beserta enam kader PPP lain mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Sedangkan tiga kader PPP lain dipecat karena bergabung dengan kubu PPP Muktamar Surabaya pimpinan Romahurmuziy atau Romi.

“Tadi pagi dikirim SK-nya. Sampai saat ini belum ada respons. Dia menghilang. Selain terhadap beliau, kami memecat sembilan kader lainnya,” ujar Djan Faridz saat jumpa pers di kantor PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (13/3).

“Lulung dan enam anggota DPRD dipecat, karena berbeda pilihan dengan keputusan DPP. Tiga yang lain, karena bergabung dengan Romi (Romahurmuziy, Ketua Umum versi Muktamar Surabaya),” tutur Djan Faridz.

Berikut 10 nama kader PPP juga anggota DPRD DKI yang dipecat:

Dipecat karena dukung Anies-Sandiaga:
– Abraham Lunggana atau Haji Lulung
– Maman Firmansyah
– Samsudin
– Riano P. Ahmad
– Belly Bilalusalam
– Nina Lubena
– Rendhika Harsono

Dipecat karena ikut PPP Romi.
– Matnoor Tindoan
– Ichwan Zayadi
– Usman Helmy

EDITOR: Iwan Y

loading...

7 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...