Golkar Targetkan Raih 110 Kursi DPR

MEDAN, SERUJI.CO.ID –┬áPartai Golkar menargetkan peraihan 110 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat RI melalui Pemilihan Umum tahun 2019, ujar Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk Frederick Paulus.

Ketika membuka Rapimda Partai Golkar Sumut di Medan, Kamis (8/2), Lodewijk Frederick Paulus mengatakan, target 110 kursi DPR RI tersebut harus mampu diraih dalam Pemilu 2019.

Dengan mengusung konsep “Golkar Bersih” dan kebijakan politik yang lebih mengutanakan kepentingan masyarakat, pihaknya berkeyakinan mampu meraih target tersebut.

Namun, untuk mendukung peraihan target tersebut, seluruh kader dan pengurus Partai Golkar harus memberikan dukungan penuh, termasuk dengan “memanaskan mesin politik”.

Salah satu cara memanaskan mesin politik tersebut adalah dengan bekerja secara maksimal dalam memenangkan bakal calon yang didukung Partai Golkar dalam pilkada serentak tahun 2018.

Dalam pengajuan caleg pada Pemilu 2019, pihaknya tidak akan menentukan batasan umur, termasuk kader tua yang pernah menjadi anggota legislatif.

“Tidak ada batasan usia dan keharusan senior tidak boleh mencalonkan lagi. Selama yang muda masih belum maju, dia akan kalah dengan yang tua,” katanya.

Wakil Ketua Bappilu DPP Partai Golkar Dolly Kurnia Tanjung mengatakan, sebelum munaslub digelar dengan menghasilkan Airlangga Hartarto sebagai ketua umum, pihaknya mengakui jika elektabilitas Partai Golkar sangat rendah yakni 7,5 persen.

Namun dengan konsep “Golkar Bersih”, pihaknya telah mendapatkan hasil survei jika elektabilitas Partai Golkar meningkat hingga 15,5 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Serangan Jantung, Tidak Hanya Disebabkan Oleh Kolesterol

Kolesterol yang tinggi memang penting sebagai faktor risiko, penyebab serangan jantung, tapi perlu diketahui bahwa kolesterol tidak berdiri sendiri, ada faktor risiko lain.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER