Gerindra Sepakat Kursi Wagub DKI Dimandatkan Kepada PKS

1
176
  • 27
    Shares
Ilustrasi.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mencapai kesepakatan terkait calon wakil gubernur DKI Jakarta yang kosong sejak ditinggal Sandiaga Uno.

Kesepakatan tersebut diperoleh usai pertemuan kedua partai di Gedung DPD Partai Gerindra, Senin (5/11).

“Kita menyepakati bahwa kursi itu (Wagub DKI) dimandatkan kepada PKS,” ujar Ketua DPW PKS DKI Shakir Purnomo dalam konferensi pers di kantor DPD Gerindra DKI, Kemayoran.

Syakir menjelaskan, bahwa ada dua nama yang akan diajukan untuk pengusulan nama cawagub tersebut, yakni Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Namun demikian, kedua partai pengusung telah sepakat membentuk sebuah badan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) guna menyaring nama-nama yang diajukan agar sesuai dengan kriteria kedua partai.

“Kami sepakat untuk membuat satu badan untuk fit and proper test,” kata Syakir.

Dalam uji kepatutan dan kelayakan tersebut, nantinya nama-nama yang diajukan tetap berasal dari PKS. Sedangkan terkait jumlahnya, Shakir menyebut bisa saja bertambah menjadi empat nama.

“Nama yang akan disampaikan fit and proper test itu adalah namanya dari PKS. Sekarang ada dua nama dari PKS, yang di fit and proper bisa aja lebih dari empat,” jelas Shakir.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra M.Taufik, mengaku bakal mengamankan keputusan Ketua Umumnya Prabowo Subianto yang menyerahkan kursi Wagub DKI menjadi milik PKS.

Gerindra dan PKS juga sepakat untuk membuat satu badan untuk fit and proper test.

“Kami sepakat untuk membuat ada satu badan yang dibuat bersama untuk melakukan fit and proper terhadap calon-calon wakil gubernur yang akan diusulkan kepada DPRD melalui Gubernur DKI Jakarta,” kata M Taufik, Senin (5/11). (SU01)

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU