Gerindra Dorong Perempuan Berani Berpolitik

PADANG ARO, SERUJI.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Politik Gerindra Solok Selatan, Sumatera Barat, mendorong perempuan daerah itu untuk berani tampil di panggung perpolitikan.

“Tampil di panggung politik, bukan saja butuh kematangan berpikir, berorganisasi, tapi juga keberanian. Dengan bergabung kepada partai politik, perempuan akan menjadi unjuk tombak dan tumpuan penyaluran aspirasi kaum hawa,” kata Wakil Ketua DPC Gerindra Solok Selatan, Armen Syahjohan di Padang Aro, Sabtu (28/4).

Ia menyebutkan partainya kini tengah mengajak dan memberikan pemahaman kepada perempuan Solok Selatan agar bersedia bergabung dengan partai politik.

“Banyak perempuan yang bergabung dan matang berorganisasi, tapi mereka terkadang belum berani bergabung dengan partai politik. Harus optimistis bahwa perempuan juga bisa mengalahkan laki-laki dalam berpolitik,” jelasnya.


Ia menepis bahwa ajakan kepada perempuan agar bergabung dengan partai politik cuma untuk memenuhi kuota pencalonan legislatif yang disyaratkan oleh undang-undang, yakni 30 persen.

“Bukan. Ini bukan untuk memenuhi kuota, tapi ini sebagai pendidikan politik bagi kaum perempuan,” ujarnya.

DPC Gerindra Solok Selatan telah membuka pendaftaran bakal calon legislatif sejak pekan lalu hingga 5 Mei 2018. Pendaftaran gratis dan tidak tertutup bagi kader Gerindra, namun masyarakat umum.

“Yang mendaftar bukan saja kader, tapi kami buka untuk umum. Hingga kini sudah ada sejumlah pensiunan polisi, TNI, ASN, mantan wali nagari dan sejumlah tokoh masyarakat,” terangnya.

Warga Solok Selatan yang mendaftar sebagai bakal calon legislatif ke DPC Gerindra hingga Jumat (27/4) siang, yakni untuk daerah pemilihan satu (Dapil I) Kecamatan Sangir tujuh orang yang mendaftar menjadi bakal caleg, yakni lima laki-laki dan perempuan dua.

BACA JUGA:  Hadapi Pileg 2019, SBY Targetkan Demokrat Lampaui Hasil 2014

Kemudian Dapil II (Sangir Jujuan, Sangir Balai Janggo dan Sangir Batang Hari) laki-laki empat orang, perempuan dua orang, sementara Dapil III (Pauh Duo, Sungai Pagu dan Koto Parik Gadang Diateh) tujuh bakal caleg laki-laki dan dua perempuan.

Ia menambahkan, bakal caleg yang mendaftar tersebut akan disaring ulang dengan mengikuti sejumlah rangkaian seleksi termasuk uji kelayakan (fit and proper test).

Gerindra Solok Selatan saat ini tengah menjalin kerja sama dengan universitas di Sumbar untuk melakukan survei terhadap masyarakat yang mendaftar sebagai calon legislatif yang bakal diusung partai tersebut pada Pemilu 2019.

“Dari hasil survei itu pasti ada yang tereliminasi,” ujarnya.

Sementara terkait target pemilu 2019, ia menyebutkan untuk Dapil I dan Dapil II Gerindra Solok Selatan menargetkan dua kursi, sementara Dapil III tiga atau empat kursi.

“Target tentu menjadi pemenang dalam Pemilu 2019,” tambahnya.

Sementara Ketua KPU Solok Selatan Mulyadi mengemukakan jumlah bakal calon legislatif yang harus didaftarkan oleh partai politik maksimal sebanyak jumlah kursi pada setiap daerah pemilihan.

Untuk Dapil I dan Dapil II jumlah sebanyak tujuh kursi dan Dapil III sebelas kursi.

Sementara untuk calon perempuan bagi calon DPRD kabupaten/kota, sebutnya 30 persen harus memperhatikan perempuan.

“Tapi kami masih menunggu petunjuk teknis dari KPU RI, ada tidak perubahan aturan soal jumlah calon legislatif ini,” lanjutnya. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Modernisasi di Sana Dimulai Dengan Pajak Untuk Pria Yang Berjenggot

Para pria dianjurkan tidak berjenggot. Bagi yang bersikeras tetap berjenggot, mereka dikenakan pajak, sesuai dengan status sosial dan profesi.. Lama saya terdiam mengenang tokoh yang begitu terobsesi membaratkan negaranya: Peter the Great. Soal jenggotpun, ia atur.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi