Gerindra Belum Putuskan Akan Lakukan Rekonsiliasi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, mengatakan Gerindra belum memutuskan akan melakukan rekonsiliasi dengan kubu Jokowi atau tidak.

“Gerindra sampai saat ini belum mengadakan rapat pimpinan untuk menentukan apakah kita akan melakukan pertemuan antara Jokowi dan Prabowo, itu belum dipastikan karena Prabowo juga baru kembali dari luar negeri,” ujar Waketum Gerindra Arief Poyuono, dalam acara Rekonsiliasi Indonesia Kerja Menuju Adil Makmur, di Jakarta, Jumat (12/7).

Selain alasan kepulangan Ketua Umum Gerindra itu, Arief menilai Gerindra masih menimbang lebih lanjut tujuan dari rekonsiliasi tersebut.

“Kalau kami melihat rekonsiliasi itu penting karena ada pembelahan dalam masyarakat, itu akan kita lakukan, tapi kalau memang rekonsiliasi dianggap tidak penting tidak akan kita lakukan,” ujarnya pula.

Hal utama yang saat ini secara pribadi sedang Arief dorong adalah pertemuan kedua pimpinan nasional itu.

“Yang saya dorong bagaimana mempertemukan kedua pimpinan nasional ini. Setelah itu, ini bisa menjadi simbol dalam masyrakat bahwa telah terjadi silaturahmi bahwa kedua pimpinanan ini tidak ada masalah, mengenai nanti berkelanjutan dengan agenda politik itu nanti akan dilanjutkan secara teknis,” ujarnya pula.

Arief mengatakan, jika nantinya Gerindra memutuskan akan melakukan rekonsiliasi, Gerindra tidak akan memberikan syarat dalam upaya rekonsiliasi.

“Gerindra tidak mensyaratkan adanya syarat-syarat dalam rekonsiliasi karena Gerindra seperti yang Pak Prabowo dan juga saya dalam berpolitik mendedikasikan diri kami kepada kepentingan masyarakat yg lebih luas,” ujarnya lagi.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close