close

Gara-Gara Mobil Mewah Hary Tanoe, Massa Perindo dan PDIP Bersitegang di KPU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Gara-gara mobil mewah yang dikendarai Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, massa Perindo bersitegang dengan massa PDI Perjuangan di depan gerbang kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (17/7).

Kejadian bermula saat Hary Tanoe yang mengendarai mobil Hummer bernomor pelat B 10 MNC diiringi massa Perindo mencoba masuk ke halaman kantor KPK pada pukul 13.30 WIB, untuk mendaftarkan caleg peserta pemilu. Saat bersamaan fungsionaris PDIP bersama massanya, telah berada di depan gerbang kantor KPU.

Melihat hal itu petugas pengamanan dari Perindo dan petugas keamanan KPU meminta massa PDIP memberi jalan agar mobil Hary Tanoe dapat masuk ke halaman KPU. Hal itu memicu ketegangan antara kedua kelompok massa. Massa  saling dorong dan aduk mulut di depan gerbang kantor KPU.

Sesuai dengan jadwal kedatangan yang telah dicatat KPU, Perindo mestinya terjadawal pukul 13.00 WIB dan PDIP dijadwalkan pukul 13.30 WIB.


“Tidak boleh begitu. Walau naik Hummer bukan berarti bisa lebih istimewa dibanding kami yang jalan kaki. Memangnya Hummer lebih terhormat,” kata politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu yang ikut dalam rombongan.

Baca juga: Jadi Tersangka, Hary Tanoe Dicekal ke Luar Negeri

Setelah sempat bersitegang beberapa saat, akhirnya petugas keamanan KPU tidak mengizinkan mobil Hary Tanoe masuk. Hary Tanoe dan sejumlah fungsionaris Perindo turun dari mobil dan berjalan kaki masuk ke kantor KPU.

Baca juga: Terkait Dukungan Hary Tanoe ke Jokowi, Jaksa Agung: Kasus Mobile8 Jalan Terus

Dalam pendaftaran caleg ke KPU hari ini, fungsionaris PDIP yang turut hadir antara lain Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPP Andreas Pareira, Mindo Sianipar, Bambang Dwi Hartono.

Juga tampak Sri Rahayu, Wiryanti Sukamdani, Ribka Tjiptaning, Eriko Sotarduga, Arteria Dahlan, Adian Napitupulu, Eva Sundari, Charles Honoris, Ario Bimo, Henry Yosodiningrat, dan Masinton Pasaribu. (ARif R/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

3 KOMENTAR

Comments are closed.

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Waktu Pengambilan “Token” PPDB SMP di Denpasar Diperpanjang

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora)...

Legislator: Penerapan Sistem Zonasi PPDB Seharusnya Bertahap

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat...

Disdikbud Tingkatkan Pengawasan PPDB di Cianjur

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Cianjur, Jawa...

Wagub Banten Minta Disdikbud Pastikan Tidak Ada Kendala Dalam PPDB 2019

SERANG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy meminta...

Minta Kasus Kivlan Zen Diselesaikan Secara Hukum, Begini Penjelasan Ryamizard

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menegaskan kasus hukum yang menimpa mantan Kepala Staf Kostrad (Kaskostrad) Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen harus diselesaikan secara prosedur hukum.

Puji Ketua MK Anwar Usman, Sandiaga: Pernyataannya Sangat Menggetarkan Hati

Menurut Sandiaga apa yang disampaikan Anwar Usman dinilainya bijak dan sangat menggetarkan hati.

TERPOPULER