Eksistensi Golkar Terancam, Akbar Tanjung Dukung Munaslub Copot Setnov

2
899
Akbar-tanjung
Akbar Tanjung, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kasus KTP elektronik (KTP-el) yang menjerat Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengundang keresahan para petinggi di DPP Golkar. Keresahan tersebut diungkapkan oleh Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung.

Pria yang juga mantan Ketua DPR RI ini mengatakan sudah saatnya pucuk pimpinan di Golkar diganti.

“Jika pucuk pimpinan tak kondusif dimata masyarakat maka perlu dilakukan pergantian,” jelasnya di Surabaya, Sabtu(30/9).

Akbar Tanjung mengatakan banyak agenda politik yang akan dilalui oleh partai Golkar kedepannya.

“Ada pilkada serentak 2018 dan pileg serta pilpres 2019. Kalau elektabilitas partai turun tentunya partai Golkar yang besar ini tak bisa punya kursi,” jelasnya.

Diungkapkan oleh Akbar Tanjung, dirinya kawatir jika tidak ada pergantian ditingkat pimpinan maka elektabilitas partai Golkar akan terus turun.

Ketika dikonfirmasi jalur pelengseran Setnov, pria yang juga pernah menjadi Ketum Partai Golkar ini mengaku bisa menggunakan jalur munaslub.

“Saya saja terpilih ketum Golkar saat munaslub,” tutupnya. (Setya/Hrn)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU