DPP Usung Ridwan Kamil, Kader Golkar Bandung Bikin Petisi Penolakan

1
170
Ridwan Kamil - Dedi Mulyadi
Ridwan Kamil (Kiri), Dedi Mulyadi (Kanan)

PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kader Partai Golkar Kota Bandung membuat petisi online terkait penolakan terhadap keputusan DPP Partai Golkar yang merekomendasikan Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien pada Pemilihan Umum Gubernur Jabar 2018.

Dalam petisi yang dibuat Kader Golkar Kota Bandung, Aat Safaat Hodijat, dalam siaran pers yang diterima di Kabupaten Purwakarta, Jumat (3/11), disebutkan sikap DPP Partai Golkar pada Pilgub Jabar tidak mentaati konstitusi partai.

Para kader Golkar Kota Bandung mempertanyakan sikap DPP yang justru merekomendasikan Ridwan Kamil dan Daniel pada Pilguh Jabar. Sebelumnya, kader Partai Golkar di Cianjur juga mempertanyakan hal yang sama.

Menurut Aat, DPP Partai Golkar tengah membuat standar ganda dengan memerintahkan kepada DPD Kabupaten/Kota untuk taat pada AD/ART Partai, Peraturan Organisasi dan Juklak. Tapi DPP sendiri yang melanggar.

Berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Penetapan Calon Gubernur, Bupati dan Wali Kota dari Partai Golongan Karya, nama bakal calon disampaikan terlebih dahulu menurut saran dan pendapat dari masing-masing DPD Kabupaten/Kota.

Sedangkan dalam Rapat Pimpinan Daerah DPD Partai Golkar Jawa Barat yang selain dihadiri oleh pengurus Kabupaten/Kota di Jawa Barat juga dihadiri oleh para pengurus Partai Golkar Jawa Barat bahkan DPP Partai Golkar, tidak ada nama lain selain Dedi Mulyadi yang diputuskan untuk maju pada Pilgub Jabar.

“DPD Kabupaten/Kota Golkar di Jabar sudah jelas hanya menginginkan kang Dedi Mulyadi untuk maju pada Pilgub Jabar. Ini disampaikan dalam Rapimda lalu. Mengapa keputusan Tim Pilkada Pusat DPP Golkar bertentangan dengan hasil Rapimda. Ini jelas pelanggaran terhadap konstitusi partai,” katanya.

Ia menyatakan, keputusan Tim Pilkada DPP Golkar telah melukai nilai persatuan dan setia kawan yang termaktub dalam Ikrar Panca Bakti Partai Golkar. Selama ini, nilai tersebut dijunjung tinggi oleh kader Golkar di Jawa Barat yang berimplikasi positif terhadap kenaikan elektabilitas partai menjelang Pileg 2019.

“Jelas ini mencederai kehormatan kader Golkar, suara mereka tidak didengar lagi, padahal mereka yang bekerja menaikkan elektabilitas partai ini di Jawa Barat,” kata dia.

Jika keputusan pengusungan Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien tidak diubah oleh DPP Partai Golkar, Aat menyerukan perlawanan kader semesta Partai Golkar untuk memboikot keputusan tersebut.

Kader di Jawa Barat, kata dia, sangat merindukan kader terbaiknya dalam hal ini Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menjadi Gubernur.

“Saya membuat petisi online, ini baru awal saja, perlawanan kader ini akan berlanjut jika keputusan DPP tidak diubah. Kader di Jawa Barat hanya menginginkan kang Dedi Mulyadi untuk maju, bukan yang lain,” kata Aat. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

  1. Menurutku Idealnya partai politik mengusung kader yg sdh berjuang dipartai, itu baru fair,tdk ujug2 dicalonkan padahal bukan kader partai yg tdk ada peran dipartai sebelumnya.
    Jadi para pemuda yg berminat ingin jd pejabat politik silakan gabung diparpol sjk dini agar kemampuan politiknya terasah d terbiasa bergelut dg issue2 politik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Pleno KPU Jatim

Ini Hasil Tes Kesehatan Dua Pasangan Calon Pilgub Jatim 2018

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menggelar rapat pleno terbuka terkait pemberitahuan hasil penelitian kesehatan kedua pasangan calon gubernur dan wakil...
Ando

Pemuda Ini Nekat Jual Tiga Teman SMA Secara Online

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Tindakan Ando Sidabutar (18) boleh dibilang nekat. Lelaki kemayu ini, menjajakan tiga temannya di media sosial Facebook miliknya. Namun, belum lagi...
Jutaan PCC di Sidoarjo

Pelaku Digaji Rp7-9 Juta/Bulan Untuk Jaga Gudang Jutaan PCC

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dari hasil penyelidikan pihak Satreskoba Polresta Sidoarjo, hingga kini baru satu pelaku yang diamankan dalam kasus penyitaan jutaan pil Paracetamol Caffeine...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...