Direktur SMRC: Elektabilitas Golkar Turun, Setya Novanto Diminta Mundur

0
72
setya novanto
Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkait trend pilihan partai menunjukkan elektabilitas Golkar menurun. Kendati secara politik Golkar mendukung Jokowi, hal itu tidak mampu mengangkat citra partai. SMRC menilai Golkar harus mengganti Ketum Setya Novanto agar suaranya kembali naik.

“Golkar harus mengamputasi masalahnya misalnya mengeluarkan SN (Setya Novanto),” kata Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan, di kantornya, Jl Cisadane, Jakpus, Kamis (5/10).

Djayadi menyebut elektabilitas partai Golkar menurun sejak akhir Desember 2015 sebesar 12,3%, menjadi 11,4% pada September 2017.

Menurut dia, penurunan itu disebabkan karena Novanto masih dicekal KPK, sehingga Golkar masih akan diasosiasi dengan korupsi. Dan ada kemungkinan akan kembali dijerat KPK dengan mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru. Hal itu lah yang dianggap menyebabkan elektabilitasnya menurun.

“Golkar masih tersandera akan turun elektabilitasnya,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, publik akan terus menghubungkan Novanto dengan kasus e-KTP. Dengan begitu akan berdampak negatif terhadap elektabilitas Golkar sendiri jika Novanto masih menjadi ketua.

“Masyarakat akan terus menghubungkan kasus ini dengan Golkar, persepsinya makin negatif, dukungannya makin tergerus,” ungkapnya. (SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU