Demokrat Yakin Ajukan Capres/Cawapres Pasca Putusan MK

0
38
Partai Demokrat
Partai Demokrat (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto meyakini partainya tetap bisa mengajukan calon presiden atau calon wakil presiden di Pemilu Presiden 2019, pasca-Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan terkait ambang batas partai atau gabungan partai mengajukan calon presiden.

“Kalau sekarang 20 persen, itu masih terbuka luas apakah kami ajukan Capres atau Cawapres. Kalau lihat dari peta politik yang ada, kami melihat juga gabungan partai yang ada,” kata Agus di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (12/1).

Dia mengatakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrat pada Mei 2017 di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan bahwa partai di Pilpres 2019 akan mengajukan kadernya atau orang dalam Demokrat menjadi capres ataupun cawapres.

Wakil Ketua DPR RI itu mengatakan Demokrat saat ini belum bisa memutuskan akan berkoalisi dengan partai manapun di Pilpres 2019 karena masih serius mengurusi pendaftaran partai politik.

“Tentu untuk Demokrat menentukan dari Majelis Tinggi, namun hasilnya belum keluar karena harus mempelajari peta politik terkini,” ujarnya.

Selain itu Agus mengatakan Partai Demokrat menghargai Keputusan MK karena merupakan institusi tertinggi dalam memutuskan perkara konstitusi.

Menurut dia, pasca Keputusan MK, masing-masing parpol pasti menyiapkan rencana-rencana untuk kedepannya termasuk Partai Demokrat.

“Seluruh parpol apalagi di DPR ini menyiapkan beberapa rencana, misalnya kalau rencana A tidak lebih baik, maka rencana B. Semuanya sudah menyiapkan teori-teori yang berkaitan dengan Putusan MK tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi menolak uji materi pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang diajukan Partai Idaman yang teregistrasi dengan nomor 53/PUU-XV/2017.

“Menolak permohonan pemohon untuk selain dan selebihnya,” kata Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat saat membacakan putusan di Gedung MK, Jakarta, Selasa (9/1).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

KPU

3 Paslon Pilkada Madiun Penuhi Syarat Kesehatan

MADIUN, SERUJI.CO.ID - Tiga bakal pasangan calon peserta Pemilihan Kepala Daerah Kota Madiun 2018 dinyatakan memenuhi syarat kesehatan setelah melalui serangkaian pemeriksaan di Rumah Sakit...
Sikakap

Mentawai Dijadikan Pusat Pengembangan Perikanan Laut

SIKAKAP, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan memback up kegiatan pengembangan ekonomi Kabupaten Mentawai melalui peningkatan pengembangan perikanan laut yang dipusatkan di Pulau Sikakap,...
Rita widyasari ditahan

KPK Telusuri Perolehan Aset Rita Widyasari

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dan asal perolehan aset dalam penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Kutai Kartanegara nonaktif...

KPK Dalami Kasus Suap Mantan Ketua DPRD Malang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - KPK terus mendalami dugaan penerimaan suap dari Pemkot Malang kepada mantan Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono yang merupakan tersangka tindak...

“Flight Pass” Pesawat F-16 Warnai Sertijab KSAU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  "Flight pass" enam pesawat tempur F-16 mewarnai serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) dari Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...