Berkunjung ke Bondowoso, AHY ‘Diwaduli’ Mahalnya Harga Singkong di Era Ini

BONDOWOSO, SERUJI.CO.ID – Mengunjungi Kabupaten Bondowoso, Komadan Kogasma, Agus Harimurti Yudhoyono menerima wadul (keluhan, red) tentang harga bahan dasar pembuatan tape yang menjulang tinggi, seiring terbatasnya perolehan bahan tersebut.

“Bahan dasar pembuatan tape adalah singkong, tadi saya mendapat cerita dari salah satu UKM Tape bahwa harga singkong melonjak, dari 1000 rupiah menjadi 4700 rupiah perkilogram, bahkan sulit diperoleh,” ujar AHY saat mengunjungi UKM Tape Bondowoso, Kamis (5/4).

Dari informasi petani, AHY mengatakan mahalnya harga singkong disebabkan peralihan lahan singkong menjadi kebun tebu, hal ini lah menjadi sulitnya memperoleh singkong dan jika didapat harganya mahal.

“Saya tadi melihat saat produksi tape, memang tantangan paling utama yakni terkait harga singkong, dampak dari peralihan fungsi kebun tersebut, itu yang menjadi masalah. Saya bukan pejabat publik, namun saya harap kepada pemerintahan sekarang untuk pedulikan UKM di setiap desa, termasuk Tape di Bondowoso, karena ini aset dan keberadaannya perlu dilestarikan,” terangnya.


AHY menegaskan, Partai Demokrat akan menyuarakan aspirasi pelaku UMKM tersebut, ahar lahir UKM yang sejahtera.

“Di Jatim jumlah UKM sangat banyak namun pemerintah seharusnya tidak terus menyentuh usaha yang sudah besar, melainkan seharusnya memperhatikan UKM yang masih kecil ini, terutama akses pendanaan,” jelasnya.

Menurutnya, pengembangan UKM yang paling utama yakni akses permodalan dan pemerintah perlu bersama-sama membesarkan UKM di Indonesia termasuk Jatim.

“Misalnya kuliner tape, jika pemerintah fokus terhadap kuliner ini, bisa merambah pada pengembangan sektor pariwisata, ini kan makanan Khas Bondowoso,” pungkasnya. (Devan/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

MUI Kecam Iklan Lowongan Kerja Yang Mensyaratkan Melepas Hijab Saat Bekerja

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengecam perusahaan yang mengiklankan lowongan kerja dengan mensyaratkan harus bersedia melepas jilbab selama bekerja.

Minta Pahami Visi-Misi Presiden Jokowi, Mendagri: ASN Harus Tegak Lurus dan Loyal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo meminta setiap aparatur sipil negara (ASN) di tingkat pusat sampai dengan daerah memahami visi-misi presiden dan wakil presiden terpilih hasil Pemilu 2019.

Gempa Bali Terasa Hingga Lombok, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Getaran gempa kekuatan 6 Skala Richter (SR) yang melanda Bali, Selasa (16/7) pagi, juga dirasakan di pulau Lombok, seperti di Kota Mataram.

Flash: Gempa 6,0 Skala Richter Guncang Provinsi Bali

li, pada Selasa (16/7) sekitar pukul 07.18 WIB. Getaran gempa tersebut terasa di Nusa Dua, Denpasar, Tabanan dan Jembrana.

Amien Rais Dukung Seribu Persen Rekonsiliasi Antara Jokowi dan Prabowo, Asal………

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mendukung rekonsiliasi yang terjadi antara Presiden terpilih, Jokowi dengan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Terungkap, Pelaku Yang Aniaya Hingga Tewas Siswa Baru SMA Taruna Saat MOS

Polisi menetapkan staf pengajar SMA Taruna Indonesia Kota Palembang sebagai tersangka penganiayaan terhadap siswa baru sekolah tersebut hingga meninggal dunia saat masa orientasi sekolah (MOS).

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

Tenggat Waktu Habis, Satgas Bentukan Kapolri Gagal Ungkap Kasus Novel Baswedan

Satuan Tugas (Satgas) untuk mengungkap dan menyelesaikan kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan yang dibentuk Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian, dinilai gagal menjalankan tugasnya hingga batas waktu yang ditentukan, yakni 6 bulan setelah dilantik.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Presiden Jokowi Tipu PBNU, Itu Hebat!