Belum Tentukan Capres, AHY: Suara Demokrat Tidak Dapat Usung Sendiri

0
48
Capres Demokrat
AHY saat mengunjungi Redaksi JawaPos di Surabaya, Senin (2/4/2018). (foto:Devan/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Sosok Calon Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, selain Jokowi yang kembali akan diusung beberapa partai pendukungnya, hingga kini masih misterius, seiring beredarnya wacana sejumlah tokoh nasional yang digadang-gadang dicalonkan sebagai capres.

Menanggapi hal ini, Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpendapat bahwa hal itu salah satunya terkait hasil survei lembaga-lembaga survei yang berbeda.

“Yang saya ketahui berdasarkan survei ketika kita ingin maju sebagai pemimpin, publik tidak suka menerima hanya omongan, namun masyarakat cenderung ingin bertatap muka secara langsung dan hal itu sebanyak 65 persen masyarakat di seluruh Indonesia,” kata AHY di Surabaya, Senin (2/4).

Dia mencontohkan seperti mantan Wakil Presiden Boediono, pendamping SBY, waktu itu kalau melihat pak Boediono banyak yang mengatakan tidak tau siapa sosok beliau, namun saat maju di Pilpres 2009 sangat luar biasa.

“Seorang Boediono malah mendapat nilai tinggi yakni 60 persen di tahun 2009, ini hal luar biasa, namun jika kita lihat sampai hari ini belum ada pendaftar capres dan siapapun capres itu belum bisa dikatakan aman bahkan belum ada menyatakan kesiapannya,” ujarnya.

Sementara terkait dengan capres dari Partai Demokrat, putra sulung mantan Presiden ke-6 RI ini mengaku bahwa mengingat perolehan suara Demokrat di Pileg 2014 hanya 10,19 persen atau sekitar 12.728/913 suara, maka mustahil bisa mengusung calonnya sendiri.

“Ini menegangkan saya akan berusaha kerap bertatap muka mendengarkan aspirasi rakyat untuk memenangkan Pemilu 2019, kemungkinan butuh partai lain untuk mendongkrak suara khususnya di Jatim,” pungkasnya. (Devan/Hrn)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polisi Temukan Dua Kardus Miras di Pelabuhan Tahuna

MANADO, SERUJI.CO.ID - Polisi menemukan dua dus sekitar 46 botol minuman keras (miras) beralkohol jenis captikus pada sebuah kapal yang berlabuh di Pelabuhan Tahuna,...

Pakde Karwo Pastikan Sanksi ASN Yang Berfoto Tunjukkan Dukungan ke Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jatim Soekarwo memastikan telah memberi sanksi terhadap ASN (Aparatur Sipil Negara) yang tidak netralan di Pilgub Jatim 2018, dengan berfoto...
Korban Miras Oplosan

Korban Miras Oplosan di RSUD Dr Soetomo Kian Bertambah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Korban akibat menenggak minuman keras kian bertambah di Surabaya. Hingga kini terhitung sudah puluhan korban miras merasakan pesakitan di Rumah Sakit,...

Menangkan Pemilu 2019, Gerindra Bentuk Laskar Merah Putih

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra Jatim tampaknya tak setengah-setengah dalam mengejar target Pemilu 2019 mendatang. Partai besutan Prabowo Subianto tersebut menargetkan sebanyak-banyaknya perolehan pemilu...

IFC: Indonesia Diharapkan Jadi Mode Busana Muslim Dunia

BOGOR, SERUJI.CO.ID - National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma mengatakan pertemuan dengan Presiden Jokowi menawarkan program konkrit membawa dunia ke Indonesia untuk...