Bawaslu Batam Kantongi Alat Bukti Dugaan Politik Uang Oknum Caleg Partai Gerindra

BATAM, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam, Kepulauan Riau mengaku telah mengantongi barang bukti dugaan politik uang yang dilakukan dua orang calon anggota legislatif Partai Gerindra, NN dan AS.

“Kami sudah dapatkan semua barang bukti dan saksi,” kata Komisioner Bawaslu Batam, Mangihut Rajagukguk di Batam, Senin (15/4).

Barang bukti yang dikumpulkan antara lain video rekaman kegiatan bagi-bagi uang dan kartu nama yang dibagikan. Bawaslu juga telah mendapatkan keterangan dari saksi penerima dan warga yang hadir saat kejadian.

Ia berharap, putusan atas dugaan pelanggaran itu sudah bisa disepakati pada Selasa (16/4), mengingat dua hari lagi sudah pelaksanaan Pemilu 2019.

Mangihut menegaskan, kasus itu tetap dilanjutkan meskipun ketetapan hukum tetap diputuskan sesudah Pemilu 2019 berlangsung.

“Meski pemilu selesai, tapi terbukti bersalah, tetap dicoret. (Yang bersangkutan) tidak ditetapkan sebagai anggota dewan, kalau sudah ‘incracht‘,” kata Mangihut.

Temuan Kasus Politik Uang Bermula dari Laporan Warga

politik uang

Ia bercerita, kasus itu bermula dari laporan seorang warga, mengenai tindakan bagi-bagi uang yang dilakukan Caleg Partai Gerindra untuk DPRD Provinsi Kepri, berinisial NN dan caleg partai yang sama untuk DPRD Kota Batam berinisial AS pada Sabtu (13/5).

Kemudian, komisioner Bawasu langsung ke tempat kejadian, di Perumahan Buana Vista Kecamatan Batam Kota untuk menyelidiki.

“Saya ditelepon. Saat ke sana, ternyata enggak ada orang lagi di situ,” cerita Mangihut.

Namun, komisoner Bawaslu tidak patah arang, hingga akhirnya mendapatkan barang bukti berupa video kejadian. Bawaslu juga mendapatkan sejumlah saksi penerima dan beberapa orang yang hadir pada acara di sana.

“Kami temukan, ada dijanjikan diberikn uang Rp200 ribu untuk satu suara, jadi Rp400 ribu,” lanjut Mangihut.

Selain uang tunai, masyarakat juga diberikan contoh kertas suara dan kartu nama masing-masing caleg.

Editor:Hrn
Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER