AHY Ingatkan Santri Jaga Perdamaian

0
15
Suasana saat ribuan santri dan alim ulama menyambut AHY di Ponpes Badridduja, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (4/4/2018). (foto:Devan/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan para santri dan santriwati untuk menjaga perdamaian dalam keberagaman agar masyarakat dapat hidup damai di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ukuwah Islamiyah harus terus dipelihara, tetapi ukuwah insaniyah juga harus dilakukan dari hari ke hari sehingga kita bisa hidup damai dan tenteram di dalam wadah NKRI,” kata Agus Harimurti dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (13/4).

Hal itu dikatakannya dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Al- Asy’ariyyah, Kalibeber, Wonosobo, Kamis (12/4) malam.

AHY mengingatkan Indonesia memiliki Pancasila yang salah satu nilainya adalah menjunjung tinggi persatuan diatas keberagaman sehingga umat bisa hidup saling berdampingan.

Karena itu dia berharap Indonesia secara internal selalu menjaga perdamaian yang hakiki dengan mengedepankan toleransi dan tenggang rasa diantara kita semuanya.

“Indonesia memiliki Pancasila dan Merah Putih sehingga kita senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan di atas keberagaman yang kita miliki,” ujarnya.

AHY juga mengajak para santri dan santriwati untuk peduli kepada sesama umat Islam dimana pun berada, terkait dengan apa yang terjadi di Timur Tengah, dari penggunaan senjata kimia di Suriah, pembantaian etnis minoritas Islam Rohingya di Myanmar, hingga penembakan secara brutal di Palestina baru-baru ini.

Dia menilai umat muslin Indonesia sebagai sebagai populasi muslim terbesar di dunia, harus bisa menunjukkan sikapnya mencerminkan dunia Islam yang masyarakat tahu tidak selalu dalam situasi yang baik.

“Ini adalah komitmen kita sejak kemerdekaan Indonesia agar juga menjaga ketertiban dunia,” katanya.

Dia menilai Indonesia harus bisa menyuarakan sikap dan pandangan yang sangat kritis untuk mengecam terjadinya tragedi-tragedi kemanusiaan yang telah menghantui dan menyengsarakan umat Islam di berbagai belahan dunia. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

PPP Klaim Elektabilitas Jokowi Tetap Aman Walau Tidak Sampai 60%

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Elektabilitas Jokowi sebagai petahana yang belum mencapai 60 persen, dinilai berbagai pengamat belumlah aman untuk memenangkan kontestansi Pilpres 2019 mendatang. Namun bagi...

Mei, Ulama Dunia akan Hadiri KTT di Bogor

SOLO, SERUJI.CO.ID - Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban Din Syamsudin mengemukakan, Indonesia akan menjadi tuan rumah Konsultasi Tingkat...

DPRD Dukung Rencana Pemerintah Datangkan 200 Dosen Asing

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - DPRD Jatim mendukung rencana Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk mendatangkan 200 dosen asing ke Indonesia. Dukungan tersebut diberikan dengan...

PA GMNI: Pakde Karwo Berpesan Menangkan Gus Ipul di Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) siap memenangkan pasangan calon Gubernur Jatim nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti...

Polisi: Penindakan Kendaraan Kader PDIP Sesuai Aturan

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Arman Achdiat mengatakan, penindakan dalam bentuk tilang terhadap mobil dengan pelat nomor polisi "MAN...