MPR: Pernyataan Prabowo Bukan Tanda Pesimis

PADANG, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid menilai pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto soal kondisi Indonesia pada 2030 bukan tanda pesimistis.

“Pernyataan itu tidak dimaksudkan agar masyarakat Indonesia pesimis dan Indonesia bubar. Saya setuju dengan pernyataan Kapolri, seharusnya itu dipahami sebagai peringatan agar kita satu padu secara dini menyelamatkan masa depan Indonesia,” ujar Hidayat Nur Wahid di Padang, Ahad (25/3).

Menurut dia, pada masa keterbukaan informasi saat ini banyak pernyataan dan pidato tokoh yang bisa didapatkan secara instan.

Namun, substansi dari pernyataan dan pidato itu kerap disampaikan secara tidak utuh, sehingga menimbulkan kesalahpahaman, tutur dia.

Terkait itu, ia meminta masyarakat untuk terlebih dulu mengupas sebuah informasi secara seksama agar dapat memahami persoalan yang ada dengan lebih jelas, bukannya malah menjadi masalah.

“Jadi kalau kemudian ada yang sebarkan pernyataan beliau supaya jadi pesimis, berarti orang itu tidak paham terhadap pidato dari Pak Prabowo. Dia itu ketua dari partai yang namanya Gerakan Indonesia Raya, masa mau menghancurkan Indonesia?,” kata Hidayat.

Diberitakan sebelumnya, akun Partai Gerindra mengunggah sebuah video yang berisi pidato Prabowo Subianto yang mengutip kajian luar negeri tentang prediksi Indonesia bubar pada 2030.

Banyak reaksi yang timbul dengan dimuatnya video itu, termasuk Presiden Jokowi yang menegaskan perlunya membangun optimisme dan harapan di kalangan masyarakat. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER