KPU Ganti Alat Sosialisasi Pasca Penetapan PKPI

BENGKULU, SERUJI.CO.ID– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu mengganti seluruh alat sosialisasi yang telah dibuat dan dipasang untuk Pemilu 2019 setelah penetapan PKPI sebagai salah satu parpol peserta pemilu.

Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra di Bengkulu, Selasa (17/4), mengatakan sebenarnya, sebelum penetapan PKPI sebagai peserta, KPU telah mencetak sejumlah alat sosialisasi parpol peserta pemilu, seperti baliho dan spanduk.

“Jadi kami sudah sampaikan ke PKPI hal ini, dan kami juga butuh waktu untuk penganggaran serta pembuatan kembali, mohon waktunya,” kata dia.

Untuk baliho sosialisasi parpol yang dipasang di sekretariat KPU Provinsi Bengkulu, kata dia, saat ini sedang dalam tahap pencetakan, namun bagi KPU kabupaten dan kota tentunya diganti secara bertahap.

“Kami akan lakukan penggantian secepatnya, baliho yang sebelumnya itu baru mengakomodasi 15 partai, PKPI belum masuk,” kata Irwan.

Untuk deklarasi pemilu bermartabat pada minggu ketiga April 2018 ini, PKPI juga sudah mulai diikutkan.

“Terhitung penetapan KPU pusat, sejak saat itu parpol diakomodasi seluruh haknya, kemarin kami menggelar rapat persiapan deklarasi pemilu bermartabat, PKPI kami undang agar mulai terlibat,” ucapnya.

Sebanyak 16 parpol yang akan bertarung pada Pemilu 2019, lanjut Irwan, memiliki hak yang sama, namun sebaliknya juga memiliki kewajiban yang sama, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.