Wapres Beri Masukan Gubernur DKI Atasi Banjir

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi beberapa masukan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno untuk mengatasi masalah banjir di ibu kota.

Wapres menyampaikan hal itu saat menerima Anies-Sandi di Ruang Kerja Istana Wakil Presiden, Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (26/10), sembari sambil makan siang dan memberikan foto-foto saluran drainase yang dipotret di Istanbul, Turki, usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi D8 pada 20 Oktober 2017.

“Mengatasi banjir, selokannya itu harus bersih, tidak boleh ada selokan permanen dibeton, karena itu di mana-mana, juga di sini sebenarnya sudah ada, saya lihat di Turki itu semua selokan berlubang dan bisa diangkat sehingga semua orang harus bertanggung jawab membersihkan selokan depan rumahnya, itu akan memperlancar air. Kalau tidak nanti musim hujan baru digali, bagaimana?” Kata dia.

Wapres menggarisbawahi solusi selokan seperti di Istanbul saat menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir di Jakarta, terlebih Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah memberikan peringatan curah hujan akan makin tinggi mulai November.

Solusi kedua yang disarankan Wapres kepada gubernur dan wakil gubernur yang dilantik Presiden Jokowi pada 16 Oktober lalu, yakni meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah di sekitar Jakarta, salah satunya Bogor.

“Banjir itu kalau air masuk lebih banyak daripada yang keluar, kalau air masuk itu, untuk kurangi air masuk harus koordinasi dengan Pemkab Bogor, dan sebagainya, untuk bagaimana menghijaukan Bogor dan membikin embung-embung apalah di Bogor,” kata dia.

Selain masalah banjir, Wapres juga mengingatkan Anies-Sandi untuk fokus menata lalu lintas guna mengatasi kemacetan ibu kota, dengan meningkatkan layanan angkutan umum sehingga masyarakat mau mengurangi pemakaian kendaraan pribadi.

“Solusinya ya Anda kurangi naik mobil ke kantor, ke rumah, tapi ‘kan syaratnya juga harus ada angkutan umum. Jadi dilanjutkan MRT, LRT, Busway. Itu saja solusinya, tidak ada solusi lainnya,” kata dia.

Wapres juga kembali mewanti-wanti Anies-Sandi untuk menata ibu kota Jakarta sesuai janji-janji yang disampaikan saat kampanye menjadi gubernur dan wakil gubernur.

“Pokoknya fokuslah dulu bagaimana mengatasi kemacetan, mengatasi kebersihan, mengatasi banjir, kemudian menata sesuai dengan janji kampanyenya,” kata JK.

Sebelumnya, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta juga telah menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (25/10). (Ant/SU02)

1 KOMENTAR

  1. Kirain masukan gimana…..cuma begitu saja pun. Btw, ini wapres kok tidak kasih masukan untuk ahok dan jarot ya….kan jakarta bisa bebas banjir lebih cepat. Pilih kasih nih wapres.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER