Ungkap Masih Ada Sengketa Lahan, Presiden Minta Menteri Selesaikan Pendataan Tanah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi meminta sejumlah Menteri terkait untuk segera menyelesaikan pendataan dan penataan tanah-tanah di kawasan hutan. Hal itu disampaikan Presiden agar masyarakat dapat manfaat dari pengelolaan kawasan hutan, dan tidak terjadi sengketa lahan yang merugikan rakyat.

“Agar rakyat dapat manfaat, masyarakat hukum adat, masyarakat ulayat juga mendapatkan manfaat dari kegiatan ini kemudian inventarisasi dan verifikasi penguasaan tanah dalam kawasan hutan,” kata Presiden dalam sambutan pembukaan rapat terbatas bertopik ‘Kebijakan Pemanfaatan Tanah dalam Kawasan Hutan’ yang dilaksanakan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (26/2).

Sebelumnya, Presiden juga mengungkapkan bahwa masih terdapat berbagai persoalan sengketa lahan antara masyarakat dengan perusahaan pemilik lahan konsensi.

“Kemarin saat saya terakhir ke Bengkulu bertemu dengan seorang warga yang sebetulnya kampungnya sudah kampung lama, kemudian ada swasta yang diberi hak konsesi sehingga kampung ini masuk dalam konsesi itu, sehingga menjadi sengketa,” ungkap Presiden.

Bukan hanya di Sumatera dan luar Jawa, disampaikan Presiden, sengketa lahan tersebut juga masih ditemukan di Pulau Jawa. Dimana, sengketa yang kerap terjadi di Pulau Jawa ditemukan di kampung-kampung yang masuk area kerja dari Perum Perhutani.

“Banyak kampung-kampung di kawasan Perhutani yang tidak bisa, misalnya, jalannya tidak bisa diaspal karena setiap mau mengaspal harus izin terlebih dahulu,” jelas Presiden.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER