Tidak Hanya Urusi Pendidikan Dasar-Menengah, Nadiem Juga Bawahi Perguruan Tinggi


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pendiri aplikasi transportasi online Go-Jek, Nadiem Makarim dipercaya Presiden Jokowi untuk membantunya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Kabinet Indonesia Maju.

Pelantikan Nadiem sebagai Mendikbud telah dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta hari ini, Rabu (23/10) siang.

Pengusaha muda yang baru berusia 35 tahun pada 4 Juli kemarin, tidak hanya akan mengurusi pendidikan di tingkat PAUD, SD, SLTP, dan SLTA. Namun, sesuai nomenklatur baru yang telah ditetapkan Presiden Jokowi, Nadiem juga akan mengurusi Pendidikan Tinggi.

“Dikti (pendidikan tinggi) akan berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” kata Presiden Jokowi saat membacakan keputusan pelantikan Nadiem sebagai Mendikbud di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10).

Dengan kembalinya Dikti di bawah Kemendokbud maka Kemenristik tidak lagi mengurusi masalah pendidikan seperti periode sebelumnya. Kemenristek akan berfokus pada bidang Riset dan Teknologi.

Kemenristek Dikti dipimpin oleh Bambang Brodjonegoro, yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Badan Riset Inovasi Nasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Riset di Indonesia ‘Mandul’? Belajar dari Thomas Edison-GE

Mengapa riset di perguruan tinggi kita mandul? Mengapa hanya menghasilkan dokumen  di rak-rak perpustakaan atau link internet yang hanya dibaca secara terpaksa oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi? Simak jawabannya di sini

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close