Presiden Pimpin Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi langsung memimpin upacara penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2017 setibanya di Jakarta, Kamis (9/11) pagi.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis di Jakarta menyebutkan Presiden Jokowi tiba di Jakarta setelah melakukan serangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur, serta menggelar prosesi pernikahan putrinya Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution di Solo.

Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden dan Ibu Negara Iriana tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta sekira pukul 09.55 WIB usai menempuh perjalanan selama hampir satu jam dari Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah.

Setibanya di Jakarta, Presiden langsung memimpin upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2017 di Istana Negara Jakarta pada pukul 11.00 WIB.

Sore harinya, Presiden juga akan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Korea Moon Jae-in dan Ibu Kim Jung-Sook di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Selama melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, Presiden menghadiri acara perhutanan sosial untuk pemerataan ekonomi di Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Madiun.

Selain itu, Presiden juga menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat di Kabupaten Madiun dan Kabupaten Sragen.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Jakarta, adalah Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi