Presiden: Pekerjaan Daerah dengan Padat Karya Tunai

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi menyatakan, sejumlah pekerjaan di daerah akan dilakukan dengan pendekatan Padat Karya Tunai (PKT).

“Kita ingin mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang ada di daerah dengan PKT (Padat Karya Tunai),” kata Presiden Jokowi menjawab pers di sela Kunjungan Kerja ke Program PKT berupa irigasi kecil di Desa Pasir Suren, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (8/3).

Lokasi tersebut berada masuk ke dalam sekitar dua kilometer dengan akses jalan lebar empat meter dari Jalan Raya Pelabuhan Ratu sehingga Presiden Jokowi dan rombongan ke lokasi itu menggunakan sepeda motor.

Antara melaporkan, Presiden Jokowi yang ditemani Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perhubungan Budi S. Karya itu hadir di lokasi sekitar 25 menit.

Jokowi melanjutkan, mengapa PKT? Hal itu untuk meningkatkan konsumsi masyarakat sehingga daya belinya meningkat.

“Karena PKT tiap minggu dibayar. Di Jabar, ada 711 lokasi yang totalnya menyangkut uang Rp159 miliar. Artinya uang segitu akan beredar di provinsi ini,” kata Jokowi.

Oleh karena itu, lanjut Jokowi, semua kementerian arahnya menggunakan pendekatan PKT, seperti Kementerian PUPR, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Kementerian Perhubungan.

“Kita ingin perbanyak PKT untuk pembukaan lapangan kerja di daerah,” kata Presiden Jokowi.

Jokowi juga menyebutkan, nantinya pada setiap kementerian itu akan bersinergi dengan mengerjakan prioritas mereka masing-masing, misalnya Kementerian PUPR membangun saluran irigasinya, rel dwi ganda oleh Kemenhub yang sebagian dipadatkaryakan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebelumnya mengatakan jumlah PKT irigasi kecil se Indonesia yakni 5.000 lokasi dengan anggaran per lokasinya Rp225 juta.

“Jumlah itu terdiri Rp30 juta untuk konsultan pendamping dan Rp195 juta untuk konstruksi dan ongkos pekerja,” kata Basuki.

Secara nasional anggaran yang tersedia Rp1,2 triliun untuk irigasi kecil dan peningkatan irigasi Rp1,7 triliun di 5600 lokasi.

“Jadi, total Rp2,8 triliun di 10.200 lokasi seluruh Indonesia” kata Basuki.

Kepala Biro Komunikasi Pusat Kementerian PUPR, Endra S. Atmawidjaja menyebutkan, total program padat karya tahun ini dianggarkan Rp11,2 triliun.

Program padat karya itu meliputi aneka kegiatan di Ditjen Sumber Daya Air, Ditjen Cipta Karya, Ditjen Penyediaan dan Pembiayaan Perumahan serta Ditjen Bina Marga. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.