Presiden Jokowi Tiba di Islamabad

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dengan pesawat kepresidenan tiba di Islamabad, Pakistan, setelah menjalani penerbangan selama satu jam 15 menit dari New Delhi, India.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (26/1), menyebutkan tiba pada pukul 14.30 WS atau pukul 16.30 WIB di Pangkalan Udara Nur Khan, Islamabad.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana disambut langsung Presiden Pakistan Mamnoon Hussain dan Ibu Negara Begun Mahmooda Mamnoon.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan Iwan Suyudhie Amri dan Deputi Kepala Protokol Pakistan Muhammad Junaid Wazir turut menyambut kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Iriana di depan pintu pesawat.

Setelah itu, Presiden dan Ibu Iriana melewati Pasukan Kehormatan menuju kendaraan untuk melanjutkan perjalanan menuju hotel tempat menginap selama berada di Islamabad, Pakistan.

Acara pertemuan dengan masyarakat Indonesia, sudah menanti Presiden setibanya di Islamabad. Pertemuan tersebut dijadwalkan diselenggarakan di hotel tempat Presiden menginap.

Kunjungan Kenegaraan Presiden Jokowi dan Ibu Iriana juga akan memulai rangkaian acara kunjungan kenegaraan di Pakistan pada Sabtu (27/1) dengan mengunjungi National Assembly of Pakistan.

Di tempat itu, Presiden Jokowi akan menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Monument Wall of Unsung Heroes, melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Pakistan Shahid Khaqan Abbasi, serta Ketua Senat dan Ketua Parlemen Pakistan.

Kepala Negara dan rombongan juga direncanakan akan singgah di Wisma Duta KBRI Islamabad sebelum ke Aiwan-e-Sadr (Istana Kepresidenan Pakistan) untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Pakistan Mamnoon Hussain.

Setelah melakukan “Tete-A-Tete” dengan Presiden Pakistan, dilanjutkan dengan pertemuan Presiden Jokowi dengan delegasi.

Malam harinya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan menghadiri jamuan santap malam bersama Presiden Pakistan dan Ibu Negara Pakistan Begum Mahmooda Mamnoon. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah atau Ruang Publik Yang Manusiawi

Pertanyaannya mengapa hasil Islamicity Index berdasarkan arahan kitab suci Alquran hasilnya tak banyak beda dengan World Happiness Index. Pada dasarnya nilai terbaik dari agama Islam, sebagaimana agama lain, jika diuniversalkan, itu sama dengan aneka nilai manusiawi yang dirumuskan oleh peradaban mutakhir. Nilai yang Islami itu ternyata juga nilai yang manusiawi. Itulah ruang publik yang universal yang bisa dinikmati semua manusia, apapun agama dan keyakinannya.

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER