Presiden Jokowi Sesalkan Anaknya Tidak Ada Yang Lanjutkan Usaha Meubel

0
52
Zakat ASN 2,5%
Presiden Jokowi.

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi menyesalkan ketiga anaknya enggan dan tidak ada satupun yang tertarik untuk melanjutkan usahanya di bidang furnitur yang sudah ditekuninya sejak puluhan tahun lalu.

“Saya sudah 27 tahun berusaha (furnitur) sampai sekarang masih hidup. Ekspor ke Eropa, Amerika. Sekarang banyak ke Korea, Jepang. Tapi yang saya sedih anak saya nggak ada yang mau terusin usaha saya, padahal pabriknya ada, alatnya ada, karyawannya ada,” kata Jokowi saat menjadi pembicara kunci dalam acara “Entrepreneurs Wanted!” di Gedung Sasana Budaya Ganesha Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Senin (18/12).

Pada kesempatan itu, ia menceritakan pahit manisnya menjadi seorang pengusaha meubel atau furnitur di sebuah kota kecil. Jokowi mengaku paham betul seluk-beluk dalam merintis sebuah usaha.

“Saya tahu betul seluk-beluk berusaha. Saya tahu betul bagaimana cari modal usaha di awal-awal kemudian keliling cari pembeli, mengurus perizinan yang rumit, mengisi SPT pajak, mengurus karyawan, membeli alat produksi,” paparnya.

Ia juga mencurahkan perasaannya yang sempat “shock” saat mengetahui ternyata anaknya yang pertama justru lebih tertarik untuk berjualan martabak.

“Anak saya pertama datang ke saya, ‘Pak saya mau jualan martabak’. Ini (usaha) sudah gede tinggal diurusin saya ‘shock’ juga waduh jualan martabak,” ungkapnya.

Namun, ia terkejut saat kemudian hanya dalam waktu lima tahun saja “brand value” pabrik kayu yang dibangunnya kalah dibandingkan “brand value” martabak milik Gibran Rakabuming Raka, putra sulungnya.

“Tapi baru 5 tahun ‘brand value’ pabrik kayu yang saya miliki dengan martabak yang Gibran miliki lebih besar Gibran 5 kali lipat,” ujarnya.

Hal itulah yang menurut Jokowi membedakan antara generasi tua dengan generasi muda saat ini. Ketika generasinya dahulu lebih bangga jika memiliki aset besar, karyawan banyak, dan ekspor besar.

Saat ini menurut dia, ada hal yang lebih besar nilainya yakni “brand value”.

“Belum urusan martabak rampung (anak saya) yang kecil, baru 3 bulan ini ngomong ke saya ‘Pak saya mau jualan pisang goreng’,” katanya.

Tetapi, Jokowi mengaku sulit untuk menolak permintaan anaknya itu karena belajar dari pengalaman sukses Gibran membangun brand Markobar.

“Silakan,” kata Jokowi pada akhirnya. (Ant/Hrn)

Komentar

BACA JUGA
Tri Rismaharini

Risma Jelaskan Tata Kota Kepada Arsitek se-Indonesia

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjelaskan konsep pengelolaan tata kota di hadapan puluhan arsitek se-Indonesia dan mancanegara (Malaysia, Thailand dan Singapura) di...

Bawaslu Larang Pasang APK di Lembaga Negara dan Tempat Ibadah

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum Jawa Timur melarang Alat Peraga Kampanye (APK) dipasang di Lembaga Negara yang bukan fasilitas pribadi. "Yang jelas, Undang-Undang...
Zaadit Taqwa

Zaadit Taqwa Pemberi “Kartu Kuning” Orasi di Riau

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Zaadit Taqwa yang sempat memberi "kartu kuning" kepada Presiden Jokowi, muncul bersama ratusan perwakilan BEM se-Indonesia...
Gus Ipul sowan Pesantren

Hari Kedelapan Kampanye, Gus Ipul Pilih Sowan ke Ponpes di Kediri dan Mojokerto

KEDIRI, SERUJI.CO.ID - Hari kedelapan berkampanye, calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memilih sowan ke sejumlah Pondok Pesantren di Kediri dan Mojokerto. Gus...
Ibu Penggigit Tangan

Ibu Penggigit Tangan Polisi Ditetapkan Jadi Tersangka

KUDUS, SERUJI.CO.ID - Seorang ibu yang menggigit tangan salah seorang petugas Satlantas Polres Kudus, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan melawan petugas yang sedang...
loading...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...
KH. Luthfi Bashori

Dalam Urusan Rumah Tangga, Jadikan Istri sebagai Teman Diskusi

Saat seorang suami berada dalam lingkungan rumah tangga dan mengurus hal-hal yang terkait dengan kemaslahatan keluarganya, maka teman diskusi yang paling tepat adalah istrinya....