Presiden Jokowi Sambut Kedatangan Perdana Menteri Tiongkok


BOGOR, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi menyambut kedatangan Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang di Istana Kepresidenan Bogor pada Senin (7/5).

Presiden menyambut PM Li di halaman depan istana pada pukul 10.30 WIB.

Di depan pagar istana, sejumlah pelajar menyambut kedatangan iringan kendaraan PM Li dengan mengibarkan bendera kecil Indonesia dan Tiongkok.

Kendaraan PM Li sejak awal memasuki halaman Istana Kepresidenan Bogor dikawal oleh pasukan nusantara terdiri dari pasukan berkuda dan pasukan drum band Paspampres menuju teras istana.

Upacara kenegaraan pun dilakukan untuk menyambut PM Li dengan dentuman meriam sebanyak 19 kali bersamaan dengan lagu kebangsaan.

Kepala Negara Indonesia dan Kepala Pemerintahan Tiongkok itu mendengarkan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan “Yi Yong Jun Jon Xing Qu”.

Presiden dan Perdana Menteri akan melakukan pertemuan bilateral membahas kerja sama di sejumlah sektor serta melakukan penanaman pohon bersama.

Dalam kunjungan resmi PM Li ke Indonesia, dia juga akan menyambangi Sekretariat ASEAN untuk merayakan HUT Ke-15 hubungan kemitraan strategis Tiongkok bersama ASEAN.

Selain itu, Li juga akan menghadiri KTT Bisnis Indonesia-Tiongkok.

Ini merupakan kunjungan kedua PM Li ke Indonesia. Kunjungan Li sebelumnya adalah saat dia masih menjabat sebagai Wakil PM Tiongkok pada 2008. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close