Presiden Jokowi Kunker ke Jatim, Mulai Meninjau Proyek Hingga Pembagian Sertifikat

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi, Kamis (3/1) pukul 08.55 WIB, bertolak dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Provinsi Jawa Timur untuk melakukan kunjungan kerja di sejumlah kabupaten di provinsi itu.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan itu antara lain Seskab Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil.

Agenda Presiden Jokowi di Jatim antara lain direncanakan meninjau Proyek Pengendalian Banjir Kali Bogel, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Kunjungan Presiden itu guna memastikan proyek tersebut selesai sehingga bisa mengantisipasi banjir.

Beberapa lokasi yang akan didatangi antara lain proyek pengendalian banjir Kali Bogel, Kecamatan Sutojayan dan ke Pendopo Kabupaten Blitar untuk melaksanakan pembagian sertifikat tanah kepada masyarakat.

Proyek normalisasi Kali Bogel salah satu dari sembilan proyek di Jawa Timur. Peletakan batu pertama normalisasi Kali Bogel dilakukan pada April 2018 lalu.

Proyek tersebut dikerjakan sepanjang 7,1 kilometer dengan anggaran APBN sekitar Rp185 miliar. Normalisasi itu akan dilakukan di dua titik, yakni Kali Bogel dan Kali Kesing.

Kali Kesing menjadi pusat banjir karena sungai itu kecil. Ketika air meluber dari gunung seringkali menyebabkan banjir. Melalui proyek itu, Kali Kesing akan dilebarkan dari tujuh meter menjadi 15 meter.

Melalui proyek pelebaran sungai itu, air Kali Kesing masuk ke Kali Bogel dengan lancar, demikian pula dengan aliran air dari Kali Bogel ke Kali Brantas. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi