Presiden Jokowi Buka Opsi Larang FPI di Indonesia, Begini Alasannya


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi membuka opsi melarang ormas Front Pembela Islam (FPI) beroperasi di Indonesia. Hal itu disampaikan Jokowi saat melayani wawancara jurnalis dari Associated Press (AP).

Sebagaimana diketahui, FPI yang didirikan Habib Rizieq Syihab saat ini izinnya sudah habis per tanggal 20 Juni 2019 yang lalu dan hingga saat ini belum diperpanjang pemerintah karena ada persyaratan yang belum dipenuhi.

Jokowi menegaskan, bahwa sangat mungkin dalam lima tahun kepemimpinannya ke depan, ia akan melarang FPI beroperasi di Indoensia.

“Larangan itu mungkin, jika pemerintah meninjau dari sudut pandang keamanan dan ideologi menunjukkan bahwa mereka (FPI, red) tidak sejalan dengan bangsa,” kata Jokowi menjawab pertanyaan jurnalis AP, di Jakarta, Sabtu (27/7).

Presiden ke-7 RI ini juga menegaskan bahwaia tidak memiliki hambatan politik dalam masa jabatan terakhirnya dan bersumpah untuk mendorong reformasi ekonomi.

“Dalam lima tahun ke depan saya tidak memiliki beban politik sehingga dalam membuat keputusan, terutama keputusan penting bagi negara, menurut saya itu akan lebih mudah,” katanya sebagaimana dilansir AP.

Jokowi yang kembali memenangkan jabatan Presiden untuk kedua kalinya lewat Pilpres 2019 melawan Prabowo, pada 2017 lalu telah membubarkan dan melarang ormas Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dinilai telah berkampanye untuk kekhalifahan global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close