Presiden Bertolak ke Singapura Hadiri KTT ASEAN

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi bertolak ke Singapura melalui Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Jumat, untuk menghadiri KTT ke-32 ASEAN.

Presiden bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma sekutar pukul 13.40 WIB dengan menumpang Pesawat Kepresidenaan RI-1.

Presiden Jokowi yang mengenakan stelan jas warna biru tua dan dasi merah tampak didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko.

Tampak juga mengantar keberangkatan Presiden Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma antara lain Mensesneg Pratikno dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN pada 27-28 April 2018 di Singapura antara lain akan membahas pengembangan kota pintar di kawasan Asia Tenggara.

“Yang menonjol dari resilensi dan inovasi ini adalah konsep ‘smart city’. Ini yang akan dikedepankan, selama ASEAN diketuai oleh Singapura,” kata Menlu Retno Marsudi ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (25/4).

Ia menyebutkan masing-masing negara anggota ASEAN diminta menyerahkan tiga nama kota untuk digabungkan dalam satu jaringan kota pintar.

“Tapi ini bukan sesuatu yang tertutup karena ke depan bisa dikembangkan untuk lebih banyak kota,” tutur Menlu.

Menurut dia, dalam jaringan itu akan ada komunikasi terkait penetapan kebijakannya, kemampuan berkembang dan lainnya.

“Indonesia sepakat menjadikan kota besar dengan inovasi tetapi tidak melupakan aspek humanismenya. Itu yang akan dibawakan Presiden. Jadi aspek manusia jangan pernah ditinggalkan ketika kita bicara mengenai masalah teknologi,” ujar Retno.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dalam sesi ‘briefing’ dengan media di Jakarta, Jumat (20/4) mengatakan bahwa Singapura sebagai tuan rumah KTT ke-32 ASEAN tahun 2018 mengangkat tema “Resilient and Innovative ASEAN.”

KTT ke-32 ASEAN akan didahului oleh pertemuan para wakil tetap negara anggota untuk ASEAN pada 25 April dan “SOM” (Senior Official Meeting) pada 26 April 2018. Kemudian dilanjutkan dengan pertemuan tingkat menteri ASEAN pada 27 April 2018.

Presiden Jokowi dijadwalkan menghadiri sesi pleno pada 27 April dan sesi “retreat” pada 28 April 2018.

Ada beberapa hal yang akan didorong oleh Indonesia dalam KTT ASEAN ke-32 nanti seperti, misalnya, kerja sama dalam bidang keamanan siber dan upaya pemerintah mendorong dalam kerangka ASEAN untuk memajukan “ASEAN Smart Cities Network” atau jaringan kota pintar. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER