Presiden: Bangsa Harus Yakin Indonesia Tetap Berdiri

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi mengatakan masyarakat harus yakin Indonesia akan tetap berdiri kokoh dengan menjaga persatuan.

“Bangsa kita, harus kita yakini ini, bahwa bangsa kita akan tetap berdiri kokoh sampai berwindu-windu lamanya kalau semua anak bangsa apakah dia Muslim, apakah dia Kristen, apakah dia Hindu, apakah dia Buddha, apakah dia Konghucu bisa tetap bersatu,” tegas Jokowi dalam sambutannya saat menghadiri peringatan Dharma Santi Nasional Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 di GOR Ahmad Yani, Cilangkap, Jakarta Timur pada Sabtu (7/4).

Menurut Presiden Jokowi, masyarakat harus bersatu untuk menghadapi sejumlah masalah bangsa seperti kebodohan, kemiskinan, maupun keterbelakangan untuk menjadikan Indonesia mampu bersaing dengan negara lain.

Jokowi mengatakan perbedaan suku, budaya, agama, ras maupun bahasa juga bukan merupakan penghalang untuk dapat saling menghormati, saling membantu dan membangun solidaritas sosial yang kokoh.

Keberagaman tersebut menjadi anugerah bagi bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dalam persaudaraan.

“Bersatu untuk menjadikan negara yang kita cintai bersama ini menjadi negara maju, negara pemenang, negara yang berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna menghadapi tantangan global dan kemajuan industri yang berubah dengan cepat.

Hal itu, ujar Jokowi, dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.