Presiden Angkat Syafiq Mughni Sebagai Utusan Khusus untuk Dialog Antaragama

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi mengangkat Syafiq A Mughni menjadi Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja sama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP) menggantikan M Din Syamsuddin, yang mengundurkan diri pada 21 September lalu.

Menurut siaran pers Kantor UKP-DKAAP di Jakarta, Jumlah, setelah ditunjuk menjadi utusan khusus berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 52/M Tahun 2018 Syafiq akan nonaktif dari posisinya sebagai Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Hubungan Antar Agama dan Peradaban.

Presiden Jokowi menugasi Syafiq mengembangkan dialog sekaligus kerja sama antaragama, baik di dalam maupun luar negeri.

Menurut Keputusan Presiden, sebagai UKP-DKAAP Syafiq mengemban mandat untuk mempromosikan kehidupan umat Islam Indonesia berdasarkan prinsip Wasathiyah.

Syafiq merupakan Guru Besar Peradaban Islam di UIN Sunan Ampel Surabaya. Ia juga pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan menjadi Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Potret Pengelolaan BUMN: Prinsip GCG vs Managemen “Koncoisme”

Fenomena pengelolaan BUMN dan BUMD yang tidak mengindahkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG sangat potensial membawa kerugian dan kebangkrutan terhadap perusahaan BUMN dan BUMD yang bersangkutan.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER