Kesulitan Kumpulkan Anggota Keluarga, Begini “Curhat” Presiden Jokowi

BOGOR, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi mencurahkan isi hatinya (curhat) soal betapa susahnya mengumpulkan anggota keluarga secara komplit di luar waktu libur lebaran.

“Ya berkumpul seperti ini memang ya saya harus ngomong apa adanya ya sangat sulit sekali,” kata Presiden dalam acara bincang santai dengan media di Restoran Grand Garden Caffee & Resto Kompleks Kebun Raya Bogor, Sabtu (8/12).

Presiden mengatakan ketiga putra putrinya telah memiliki kesibukan sendiri. Maka susah baginya untuk membuat ketiganya berikut pasangan masing-masing dan anak mereka untuk bisa berkumpul dalam satu kesempatan.

“Karena masing-masing sudah mempunyai pekerjaan sendiri-sendiri, kesibukan sendiri, kegiatan sendiri, contoh yang kecil kayak Kaesang. Masih kuliah tapi sudah bekerja jualan pisang, sudah berapa sekarang? Mungkin sudah 54 kota dan yang lain juga sama. Misalnya kayak Bobby sudah ke sana, ke sini, jualan kopi,” katanya.

Ia juga mengisahkan soal bisnis Gibran Rakabuming Raka, putra pertamanya yang merintis usaha martabak.

“Gibran juga sama, jualan martabak. Kesibukan sendiri-sendiri,” katanya.

Oleh karena itu, ia bersyukur saat ada kesempatan berkumpul meski hanya sebentar.

“Alhamdulillah kemarin itu kumpul, sore. Tapi pagi, tadi Subuh sudah ngilang satu. Kaesang sudah Subuh tadi, jam 5 tadi sudah ke Makassar. Ke Makassar karena ada acara di sana,” katanya.

Pada kesempatan itu, Presiden bersama Ibu Negara Iriana Jokowi mengajak serta putra-putri, menantu, dan dua cucunya untuk bersantai bersama menghabiskan akhir pekan di Istana Bogor.

Tampak putra pertama Gibran Rakabuming Raka dan istri Selvi Ananda beserta anaknya Jan Ethes Sri Narendra. Selain itu putri keduanya Kahiyang Ayu dan suaminya Bobby Nasution serta putri mereka yang baru berusia 4 bulan Sedah Mirah.

Presiden memberikan kesempatan kepada wartawan yang biasa meliput di Istana Kepresidenan untuk bertanya apa saja tentang keluarganya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

BPK dan Bencana

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi