Jokowi Ajak Langsung Masyarakat Lihat PKTD

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Joko Widodo menjelaskan kegiatan mengendarai sepeda motor jarak jauh, atau “touring”, menunggang “chopperland” di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat bertujuan untuk mengajak masyarakat meninjau secara langsung pelaksanaan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

“Saya ingin mengajak kawan-kawan dari klub-klub motor untuk sama-sama melihat Padat Karya Tunai yang ada di desa-desa,” kata Jokowi di Pesanggrahan Tenjo Resmi, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Ahad (8/4).

Menurut Presiden yang “touring” bersama klub motor Elders, Cleveland, dan komunitas artis, dirinya menikmati tantangan menunggangi “si roda dua” yang dimodifikasi dari motor Royal Enfield Bullet 350 cc itu.

“Jalannya juga sangat berkelok-kelok dan ingin sekaligus mengenalkan Pelabuhan Ratu,” ungkap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi mengungkap dirinya terbiasa mengendarai sepeda motor sejak sebelum menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Kepala Negara juga menjelaskan terakhir mengendarai sepeda motor dengan jarak jauh dilakukan sewaktu kunjungan ke Papua meninjau pembangunan jalan Trans Papua.

“Sebelum ini di Papua. Trail itu lumayan juga, 10-an kilometer,” jelas Jokowi.

Sebelumnya, Presiden mengingatkan kepada masyarakat untuk mengendarai sepeda motor sesuai dengan tata tertib lalu lintas dan mengenakan perlengkapan keselamatan, seperti helm.

Kepala Negara bersama sejumlah klub motor telah mengendarai roda dua sejauh 30 kilometer dimulai dari Kantor Kecamatan Bantar Gadung Kabupaten Sukabumi menuju Desa Pasir Suren dan Desa Citarik di Kecamatan Pelabuhanratu.

Jokowi telah mengunjungi Desa Citarik di Kecamatan Pelabuhan ratu untuk meninjau meninjau proyek perbaikan irigasi, pembangunan kolam retensi, dan tembok penahan tanah longsor.

Proyek Padat Karya Tunai tersebut dibangun memanfaatkan Dana Desa Citarik 2018 senilai total Rp771 juta.

Presiden menjelaskan untuk Provinsi Jawa Barat terdapat 711 titik proyek Padat Karya Tunai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan dana Rp159 miliar. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Renungan di Hari Guru

Seseorang boleh disebut guru pada saat dia mendidik sekaligus dengan memberi teladan. Seseorang disebut murid pada saat dia belajar sesuatu dan berusaha melakukan teladan sang guru.