Hadiri KTT ASEM, Wapres Jusuf Kalla Bertolak ke Brussel

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melakukan kunjungan kerja ke Brussel, Belgia, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Pertemuan Asia-Eropa (KTT ASEM) ke-12 dan melakukan pertemuan bilateral dengan pemimpin negara asing.

Wapres Jusuf Kalla, Mufidah Kalla dan rombongan terbang ke Belgia pada Rabu (17/1) malam, dengan menggunakan pesawat komersial Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju Bandara Internasional Schipol di Amsterdam, demikian keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis (18/10).

Dari Amsterdam, Wapres JK beserta rombongan menuju Belgia dengan menggunakan kereta Thalys dan dijadwalkan tiba di Brussel pada Kamis pukul 13.08 waktu setempat.

KTT ASEM ke-12 diselenggarakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu (19/10), dengan mengambil tema “Eropa dan Asia: Mitra Global untuk Tantangan Global”.

Para pemimpin negara-negara Eropa dan Asia berupaya untuk memperkuat dialog dan kerja sama antara dua benua antara lain di bidang perdagangan, investasi, konektivitas pembangunan berkelanjutan, iklim, tantangan keamanan dan ketahanan negara.

Dalam KTT tersebut akan dibahas pula mengenai penanggulangan tantangan terorisme, non-proliferasi, keamanan siber, dan migrasi tidak teratur.

KTT ASEM ke-12 dihadiri oleh 51 kepala negara dari Asia dan Eropa, dan akan dipimpin oleh Presiden Dewan Eropa Donald Tusk, serta dihadiri Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker.

KTT ASEM (Asia-Europe Meeting) merupakan forum kerja sama antarnegara di Benua Asia dan Eropa untuk membahas berbagai persoalan dan peningkatan kerja sama di bidang politik, ekonomi, pertahanan, pendidikan, dan lingkungan hidup.

ASEM didirikan 1996 sebagai forum dialog dan kerja sama antarnegara di Eropa dan Asia, yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara dua benua tersebut.

Selain menghadiri KTT ASEM ke-12, Wapres Kalla juga dijadwalkan bertemu dengan warga negara Indonesia di Belgia. Wapres dijadwalkan tiba kembali di Jakarta pada Ahad (21/10). (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reposisi Sekolah Demi Pendidikan

Menempatkan sekolah sebagai lembaga yang paling membentuk keterpelajaran seseorang adalah mitos dan tahayul, kalau tidak bisa disebut hoaks.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Indonesia Darurat Keadilan

Ghazwul Fikri dan Media