Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Turki, Presiden Jokowi Melanjutkan ke Jerman

ANKARA – Presiden Joko Widodo mengakhiri kunjungan kenegaraan di Turki untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Hamburg, Jerman menghadiri KTT G20.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meninggalkan Bandara Esenboga Havalimani Ankara Turki, Kamis (6/7), pada pukul 18.45 waktu setempat (Kamis malam WIB).

Presiden telah merampungkan semua agenda kunjungan kenegaraannya selama dua hari berada di Ankara.

Kunjungan kenegaraan yang merupakan kunjungan balasan Presiden Turki Erdogan dua tahun silam itu, dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen kerja sama berbagai bidang antara kedua negara.

Presiden Jokowi sendiri mengungkapkan merupakan kehormatan bagi dirinya untuk memenuhi undangan Presiden Erdogan melakukan kunjungan kenegaraan ke Turki.

“Indonesia dan Turki adalah dua negara yang memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan kerja sama. Dan dalam pertemuan dengan Presiden Erdogan saya telah menyampai beberapa bidang kerja sama konkret yang dapat diprioritaskan antara lain di bidang perdagangan dan investasi di bidang pertahanan, di bidang energi, dan di bidang memerangi terorisme,” tutur Jokowi saat pernyataan pers bersama dengan Presiden Erdogan di White Palace setelah pertemuan bilateral.

Dua dokumen kerja sama juga telah ditandatangani pada kunjungan kenegaraan itu yakni kerja sama di bidang kesehatan dan negosiasi “Indonesia Turki Comprehensive Economic Partnership Agreement” (IT-CEPA).

Selanjutnya Presiden Jokowi terbang ke Hamburg, Jerman, untuk menghadiri KTT G20 di negara itu.

Sejumlah pejabat yang turut serta dalam rombongan Presiden di antaranya Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala BKPM Thomas Lembong. (IwanY)

Sumber:Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.