Abraham Samad Sebut Kasus Century Ujian Terbesar KPK

0
36
Abraham Samad (foto:istimewa)

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan kasus dugaan korupsi talangan Bank Century merupakan ujian terbesar yang harus bisa dilalui Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Kasus Century ini adalah ujian terbesar dalam sejarah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan KPK harus lulus dari ujian ini,” kata Abraham Samad dalam acara “Abraham Samad Bicara Arah Bangsa Ke depan dengan Jurnalis Jogja” di Yogyakarta, Ahad (15/4) malam.

Menurut Abraham, melalui kasus Century marwah dan kredibilitas KPK ditentukan. Jika KPK sampai tidak lulus dalam ujian tersebut maka akan menjadi preseden buruk yang berdampak pada pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Kalau tidak lulus berarti terjadi arah balik pemberantasan korupsi,” kata dia.

Baca juga: Abraham: Jadi Menteri Akan Turunkan Marwah KPK

Ia berharap dugaan keterlibatan mantan pimpinan atau pejabat tinggi negara dalam kasus itu tidak menghambat langkah KPK untuk menuntaskan kasus Century dengan menjunjung asas “equality before the law” atau persamaan di hadapan hukum.

“Menurut saya inilah yang harus menjadi fokus kita. Kita tidak boleh membiarkan ada seseorang yang kebal hukum karena jabatannya,” kata dia.

Meski demikian, Abraham memiliki keyakinan kasus Century bisa ditindaklanjuti dan tidak akan ditelantarkan oleh KPK.

Baca juga: Abraham Samad Siap Dipinang Jadi Cawapres

Terkait putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang meminta KPK untuk menetapkan Mantan Wakil Presiden yang juga mantan Gubernur BI Boediono sebagai tersangka terkait kasus Century, Abraham menduga keterlibatan Boediono dalam kasus itu karena dalam kondisi terpaksa.

“Saya yakin keterlibatan dia bukan keterlibatan seorang diri. Mungkin keterlibatan itu karena dia berada dalam rezim yang tidak terlalu tepat yang kadang-kadang ia terpaksa melakukan itu,” kata dia.

“Tetapi keterpaksaan itu tidak bisa dijustifikasi dan tidak boleh dibenarkan karena dia seorang guru besar,” kata Abraham lagi. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Ignasius Jonan

Beda dengan Sri Mulyani, Ignasius Jonan Akui “HoA” Freeport Tak Mengikat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Keterangan pemerintah terkait head of agreement (HoA) dalam pembelian Freeport mulai saling bertolak belakang. Bila sebelumnya Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan bahwa HoA...

Pemprov DKI Undang Pemasang Bendera Asian Games Pakai Bambu ke Balai Kota

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, mengundang Thamran (40), salah satu warga Penjaringan yang memasang bendera negara peserta Asian Games 2018 menggunakan...
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto

Idrus Marham Diperiksa Terkait Suap PLTU Riau 1 Saat Jabat Sekjen Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Sosial Idrus Marham mengaku sudah kenal lama dengan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga...

Jabatan Ngabalin Bertambah, Kini Diangkat Sebagai Komisaris Angkasa Pura I

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Politisi Golkar Ali Mochtar Ngabalin yang belum lama ini diangkat sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi...
Obar Asian Games 2018

Kapolda Hingga Gubernur Jateng Ikut Bawa Obor Asian Games 2018

SOLO, SERUJI.CO.ID - Tahun 2018, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games. Pawai obor Torch Relay Asian Games 2018 digelar guna menyambut ajang ini dengan...