Wapres: Pertemuan D-8 Upaya Bangun Kerjasama Negara Islam

0
58
Jusuf Kalla
Wakil Presiden Jusuf Kalla

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan dalam pertemuan kelompok negara-negara Islam berkembang atau Developing Eight (D-8) yang akan berlangsung di Istanbul Turki pada 17-20 Oktober 2017 merupakan upaya membangun kerja sama industri dan perdagangan antarnegara.

“D-8 itu kumpulan negara yang anggotanya adalah negara Islam yang berkembang dan besar untuk membangun kerja sama baik industri, perdagangan dan investasi diantara negara-negara tersebut dan juga saling bertukar pengalaman,” kata Wapres di Jakarta, Selasa.

Wapres mengatakan, perkumpulan tersebut terkait dengan keinginan agar negara-negara Islam bersatu dalam pertumbuhan, tidak hanya membicarakan masalah politik semata tapi juga tentang ekonomi dan ilmu pengetahuan.

Wapres direncanakan akan menghadiri pertemuan D-8 di Istanbul tersebut memimpin delegasi Indonesia. Wapres akan bertolak ke Istanbul pada Rabu (18/10) malam.

Pertemuan D-8 beranggotakan Bangladesh, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Turki, Mesir dan Pakistan.

Lebih lanjut Wapres mengatakan, pertemuan D-8 akan fokus pada masalah ekonomi, investasi, perdagangan termasuk teknologi karena negara-negara Islam tersebut juga memiliki teknologi yang maju.

“Tentu kita merasa juga punya kemampuan, Turki, Iran, Mesir itu banyak potensinya. Nah katakanlah beli barang dari Turki sebenarnya lebih murah dari Eropa dan kualitasnya hampir sama begitu juga jika beli pesawat di Indonesia lebih murah daripada beli pesawat di Amerika,” tambah dia.

Namun Wapres mengatakan tidak ada target khusus untuk capaian investasi dalam pertemuan D-8 karena tidak banyak investasi di antara negara tersebut tapi lebih banyak pada peningkatan perdagangan.

D-8 didirikan melalui Deklarasi Istanbul yang dihasilkan oleh Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-1 D-8 pada 15 Juni 1997 di Istanbul, Turki.

D-8 ingin meningkatkan posisi negara anggotanya dalam perekonomian dunia, memperluas dan menciptakan peluang-peluang baru dalam bidang perdagangan, memperkuat tercapainya aspirasi negara anggotanya dalam proses pembuatan keputusan pada tingkat global, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat negara-negara anggotanya. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...

Deklarasi Kampanye Damai, Empat Paslon Pilwakot Sepakat Anti Hoax dan Sara

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Empat pasangan calon peserta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Bogor 2018 menghadiri deklarasi damai yang diselenggarakan oleh KPU...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...