Wapres Ingin KAHMI Fokus Pada Pengembangan Kewirausahaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Etik Majelis Nasional�Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ingin organisasi tersebut fokus pada pengembangan kewirausahaan sebagai upaya memajukan bangsa.

Wapres berpendapat bahwa KAHMI selama ini telah berhasil mencetak banyak politisi, juga pemimpin lembaga tinggi negara seperti Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, tetapi yang menekuni bidang ekonomi masih kurang.

“Tetapi begitu bicara kemampuan ekonomi, di sini mulai menyusut. Artinya kita harus punya fokus bukan hanya pada kemampuan politik,” ujar Wapres Kalla dalam acara pelantikan pengurus MN KAHMI di Jakarta, Ahad (11/3) malam.

Wapres berharap ke depannya KAHMI, dengan modal keilmuan dan teknologi, bisa fokus pada pengembangan berbagai bidang terutama untuk menumbuhkan ekonomi yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia.

Meskipun pemerintah sudah menyediakan berbagai kebijakan untuk memberikan nilai tambah kepada usaha kecil dan menengah, tetapi dorongan tersebut dianggap belum mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan dalam masyarakat sehingga sampai saat ini Indonesia masih menjadi negara dengan tingkat ketimpangan yang tinggi.

“Keadilan itu harus tumbuh, bukan diberikan,” tegas Wapres.

Karena itu, kontribusi para intelektual dan cendekiawan KAHMI dalam bidang ekonomi sangat diharapkan agar Indonesia bisa menjawab berbagai tantangan ke depan dan bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

“Jangan terus bicara tentang siapa yang akan jadi presiden, siapa yang jadi wapres. Tidak ada salahnya mencoba bertanya siapa yang akan jadi pengusaha besar,” kata Wapres. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER