Utamakan Bantuan Logistik, Kemensos Terjunkan Mobil Dapur Umum

0
67
Khofifah Indar Parawansa
Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Setya/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Sosial memprioritaskan pemenuhan kebutuhan logistik guna melayani pengungsi akibat erupsi Gunung Agung, Bali. Sebanyak 11 mobil dapur umum lapangan disiapkan Kemensos di tujuh Kabupaten/Kota masing-masing Tabanan, Buleleng, Denpasar, Klungkung, Karangasem, Gianyar, dan Bangli.

“Prioritas utama tetap pemenuhan kebutuhan logistik pengungsi. Rata-rata setiap dapur umum mampu menyediakan 1000 – 2000 bungkus makanan selama tiga kali sehari,” ungkap Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, lewat rilis yang diterima SERUJI, Senin (27/11).

Khofifah memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) cukup untuk memenuhi kebutuhan semua pengungsi Gunung Agung. Saat ini pemerintah memiliki sebanyak 278 ribu ton beras. Khofifah mengatakan, hingga kemarin, Minggu (27/11) jumlah pengungsi yang terdata ada sebanyak 23.737 jiwa yang tersebar di 224 titik.

Loading...

Kementerian Sosial juga telah mendirikan tenda-tenda pengungsian sejak September lalu. Namun demikian, para pengungsi lebih memilih tinggal di bale banjar. Sehingga tenda lebih banyak digunakan untuk menyimpan logistik dan trauma healing kolektif terutama bagi anak-anak.

Untuk membantu menangani gelombang pengungsi Gunung Agung, lanjut Khofifah, Kementerian Sosial juga telah menerjunkan 396 orang Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang berdomisili di Bali.

“Selain Tagana dari Provinsi Bali, juga disiagakan Tagana dari provinsi lain terdekat antara lain Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan. Total ada sebanyak 718 Tagana yang disiapkan,” terang Khofifah.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama