Ust. Felix Siauw: Persekusi Berpotensi Memecah Belah Bangsa

0
121
Felix Siauw
Ust. Felix Siauw, di Jakarta, Selasa (12/12/2017). (Foto: Achmad/SERUJI)
JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ustadz Felix Siauw menyesalkan tindakan persekusi yang dilakukan oleh kelompok radikal di Bali terhadap ustadz Abdul Somad.
Dia menegaskan, persekusi harus dihentikan, karena berpotensi memecah belah bangsa. Apalagi, lanjut dia, persekusi hanya dilandasi tuduhan tanpa bukti, seperti tuduhan anti-NKRI dan anti-Pancasila.
“Kalau kita lihat kasus persekusi ini ada satu benang merah. Apa itu? Ada kelompok tertentu yang melihat ada kelompok tertentu juga yang anti NKRI, anti Pancasila. Selalu yang dikembangkan seperti itu,” ujar ustadz Felix kepada wartawan di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (12/12).
Felix menyayangkan tidak ada perlakuan yang jelas dari pihak aparat terhadap pelaku persekusi. Padahal, narasi-narasi seperti justru akan memecah belah bangsa.
“Karena apa? Karena orang dengan mudah sekali menuduh seseorang anti-NKRI, anti-Pancasila atau intoleransi. Padahal, persekusi itu intoleransi itu sendiri,” kata dia.
Narasi-narasi tersebut, lanjut Felix, sebenarnya hanya untuk menutupi tujuan segelintir orang yang sesungguhnya, yaitu negara ini tidak boleh berdasarkan agama.
“Makanya kemudian yang dimunculkan isu-isu seperti itu. Maka kemudian siapa pun yang berdakwah, dan memberikan penjelasan ajaran Islam, seolah-olah mereka anti-NKRI dan anti-Pancasila,” kata dia.
Menanggapi pelaporan pihak ustadz Abdul Somad yang melaporkan tindakan persekusinya di Bali ke Mabes Polri, menurut Felix sudah sesuai jalurnya.
“Sama saja yang memperkusi, kalau tidak suka, lapor saja ke polisi. Biar polisi yang menyelesaikan secara langsung. Karena tidak boleh penduduk sipil, memaksa penduduk sipil melakukan hal yang diinginkan. Kalau ada yang salah laporkan saja, dengan bukti-buktinya,” tukasnya. (Achmad/SU02)
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama