Update: 8 Tewas, dan 38 Luka-Luka Termasuk Anggota Polri

0
216
Korban tewas akibat ledakan bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel Surabaya, Ahad (13/5/2018). (foto:Yudi/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Jumlah korban akibat ledakan bom yang terjadi di 3 Gereja di Surabaya, Ahad (13/5) pagi, kembali bertambah. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, di lokasi ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela, di Jalan Ngagel Surabaya.

“Update terbaru, kita berduka, jumlah korban kembali bertambah. Ada 8 orang meninggal dan korban luka-luka menjadi 38 orang termasuk anggota polisi yang saat ini sedang ditangani di beberapa Rumah Sakit,” ungkap Barung.

Dijelaskan juga oleh Barung bahwa Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno Surabaya, yang juga mengalami serang bom, saat ini sudah dapat dimasuki tim Labfor Polri dan ditemukan korban yang tewas.

Loading...

“Korban tewas saat ini 4 di Gereja Santa Maria Ngagel, 2 di Gereja di Jalan Diponegoro, dan yang baru ditemukan 2 jenazah di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuna. Total 8 meninggal dan 38 luka-luka. Saat ini Gereja di Arjuna sudah bisa dimasuki,” jelas Barung.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bom meledak di 3 Gereja di Surabaya saat misa sedang berlangsung pada Ahad (13/5), sekitar pukul 7 pagi, dengan waktu hampir bersamaan.

Ketiga Gereja tersebut adalah Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel, Gereja GKI di Jalan Diponegoro dan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jalan Arjuno. (ARif R/Hrn)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU